Angga adalah pendiri dan CEO dari Visinema Pictures, sebuah perusahaan produksi film. Film pertamanya yang ia sutradarai dan produksi adalah "Foto, Kotak Jendela" pada tahun 2006. Pada tahun 2010, film "Hari untuk Amanda" yang disutradarainya mendapatkan 8 nominasi di Piala Citra, termasuk kategori Sutradara Terbaik dan Film Terbaik. Pada tahun 2014, film "Cahaya dari Timur" yang ia sutradarai memenangkan penghargaan Film Cerita Panjang Terbaik di FFI 2014.
Selain berkarir di dunia film, Angga juga dikenal sebagai co-founder dari perusahaan furnitur dan interior bernama Trystliving. Ia juga menjabat sebagai CEO dari Woodchef Indonesia, yang merupakan perusahaan yang memproduksi produk-produk kayu. Angga juga bekerja di Archiss, sebuah firma konsultan strategis, sebagai mitra komunikasi kreatif.
Tidak hanya aktif di dunia industri kreatif, Angga juga merupakan seorang aktivis kemanusiaan. Ia bekerja untuk Green Music Foundation yang dikelola bersama musisi Glenn Fredly. Bersama tim dari perusahaan tersebut, Angga menginisiasi gerakan sosial Save Mentawai sebagai respons terhadap bencana tsunami di Mentawai pada tahun 2010. Selain itu, Angga juga mendirikan Pondok Cerdas Indonesia (PONDASI), sebuah komunitas belajar yang berbasis perpustakaan dan dibangun di komunitas-komunitas masyarakat pulau, pertama kali didirikan di Desa Mapinang Selatan dan Desa Pasapuat di Mentawai.
Angga Dwimas Sasongko menyelesaikan pendidikannya di Universitas Indonesia dengan gelar D-3 Hubungan Masyarakat. Ia juga telah menerima banyak nominasi dan penghargaan atas karyanya dalam dunia perfilman.