Army of Thieves
Action Comedy Crime

Army of Thieves

2021 127 menit TV-MA
7/10
Rating 6.4/10
Sutradara
Matthias Schweighu00f6fer
Penulis Skenario
Zack Snyder Shay Hatten
Studio
Pantaleon Films The Stone Quarry Film United

Sebastian Schlencht Wohnert menjalani hari seperti kebanyakan orang. Ia bekerja sebagai teller bank di Potsdam dan selalu berusaha terlihat tenang, walaupun pikirannya sering melayang jauh ke berbagai kemungkinan yang tidak pernah ia hadapi.

Sejak wabah zombie di Nevada memenuhi pemberitaan internasional, tidurnya tidak pernah benar benar lelap. Setiap malam ia terbangun oleh bayangan mayat hidup yang merayap, berulang kali menerjangnya tanpa henti. Ia tahu itu hanya mimpi, tetapi kecemasan yang tertinggal selalu tampak nyata.

Untuk mengalihkan pikirannya, Sebastian membuat video YouTube tentang teknik membuka brankas. Ia tidak pernah punya banyak penonton, namun ia tetap mengunggah video secara rutin karena merasa ada kepuasan tersendiri setiap kali berhasil menjelaskan satu mekanisme kunci yang rumit.

Suatu hari, sebuah komentar misterius muncul di salah satu videonya. Komentar itu mengundangnya ke sebuah kompetisi bawah tanah yang hanya diikuti para pembuka brankas terbaik. Ajakan itu terdengar aneh, tetapi rasa penasaran mengalahkan ketakutannya.

Sebastian datang ke tempat yang dirahasiakan tersebut dan mendapati dirinya berada di antara orang orang yang jelas jauh lebih berpengalaman. Namun secara mengejutkan, ia justru memenangkan kompetisi itu. Kemenangannya mempertemukannya dengan Gwendoline Starr, seorang pencuri permata yang cerdik dan tenang. Dialah sosok yang meninggalkan komentar di videonya. Gwendoline mengaku terkesan dengan analisis Sebastian dan ingin merekrutnya untuk operasi besar.

Rencana mereka melibatkan tiga brankas legendaris buatan Hans Wagner, seorang pembuat kunci yang karyanya terkenal rumit dan hampir mustahil dibuka. Ketiga brankas itu saat ini berada di bawah kepemilikan Bly Tanaka, seorang miliarder yang hendak menonaktifkannya dalam waktu kurang dari satu minggu. Waktu yang mepet menjadi tekanan sekaligus tantangan. Bagi Sebastian, kesempatan menyentuh brankas karya Wagner bagaikan mimpi yang tidak pernah ia bayangkan akan terjadi.

Tim Gwendoline terdiri dari Korina Dominguez yang ahli meretas sistem, Rolph yang mengemudikan mobil pelarian, dan Brad Cage yang bertugas sebagai penembak. Mereka menyimak penjelasan Sebastian tentang cara kerja mekanisme brankas dan menyadari bahwa meskipun ia tidak punya pengalaman praktik, pengetahuan teoretisnya sangat dibutuhkan. Gwendoline meyakinkannya bahwa ini bukan sekadar pencurian. Ini adalah ujian kecerdasan, simbol reputasi, dan kesempatan langka yang tidak boleh dilewatkan.

Mereka memulai dari Paris, lokasi brankas pertama. Pencurian itu berlangsung dengan ketegangan yang nyaris meledak, tetapi Sebastian berhasil menunjukkan kemampuannya. Brankas terbuka dan mereka kabur dengan sebagian kecil uang yang tersimpan di dalamnya. Gwendoline menjelaskan bahwa nilai terbesar bukanlah uang itu, melainkan keberhasilan memecahkan teka teki yang selama ini dianggap mustahil.

Setelah berhasil, hubungan Sebastian dan Gwendoline menjadi lebih dekat, memicu rasa cemburu Brad yang selama ini menjalin hubungan dengan Gwendoline. Ketika mereka bergerak menuju Praha untuk brankas kedua, ketegangan di antara mereka semakin jelas. Apalagi Delacroix, agen Interpol yang pernah ditembak Brad dan telah memendam dendam selama bertahun tahun, kini mengikuti jejak mereka.

Pencurian di Praha berjalan jauh lebih kacau. Sebastian dan Gwendoline berhasil masuk, tetapi identitas mereka segera terdeteksi. Brad terpaksa membuat kekacauan sebagai pengalihan, yang berakhir dengan dirinya tertembak dan melarikan diri. Saat pelarian, Brad dengan sengaja meninggalkan Sebastian sendirian. Sebastian yang terkejut merasa pengkhianatan itu bukan sekadar soal kecemburuan, tetapi ancaman nyata bagi keselamatannya.

Merasa muak dengan sikap Brad, Gwendoline dan Korina keluar dari kelompok itu. Mereka kembali ke Potsdam dan mendatangi Sebastian. Mereka mengungkapkan bahwa rencana awal sebenarnya memang tidak jujur, tetapi mereka memutuskan meninggalkan segalanya demi menyelesaikan tantangan Wagner bersama. Bagi mereka, membuka brankas terakhir adalah pencapaian yang jauh lebih penting daripada uang apa pun.

Ketiganya kemudian melanjutkan misi ke St. Moritz, lokasi brankas terakhir. Mereka berhasil menipu Interpol dengan kecerdikan yang memalukan bagi Delacroix. Namun Brad dan Rolph juga datang untuk melakukan pencurian yang sama, membuat pengejaran menjadi semakin rumit. Di tengah kekacauan, Sebastian harus membuka brankas di atas truk yang terus melaju sementara Interpol, Brad, dan Rolph mengejar dari belakang.

Dengan fokus penuh, Sebastian berhasil membuka brankas itu. Di dalamnya tersimpan uang ratusan juta dollar yang berkilau di bawah cahaya redup truk. Namun keberhasilan itu justru memicu bahaya baru karena semua pihak kini semakin bernafsu menangkap atau merebut hasil kerja mereka.

Setelah pintu brankas terakhir terbuka, Sebastian menatap Gwendoline dengan campuran rasa lega dan takut. Suara sirene semakin mendekat. Brad dan Rolph semakin agresif. Truk terus meluncur tanpa arah pasti. Tidak ada jalan jelas untuk keluar, tidak ada rencana yang benar benar aman, dan tidak ada kepastian siapa yang akan bertahan ketika semuanya pecah dalam hitungan detik. Lalu, keputusan apa yang harus mereka ambil ketika kesempatan terakhir justru berubah menjadi ancaman paling berbahaya dalam hidup mereka?

Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.

Matthias Schweighu00f6fer Ludwig Dieter/Sebastian Schlencht Wöhnert
Nathalie Emmanuel Gwendoline Starr
Ruby O. Fee Korina Dominguez
Stuart Martin Brad Cage
Guz Khan Rolph
Jonathan Cohen Delacroix
Nou00e9mie Nakai Beatrix
Christian Steyer Hans Wagner
Dan Bradford Big Tough Guy
Tonya Graves Basement Mcee