Master
Action Crime Drama

Master

2021 179 menit Not Rated
8.1/10
Rating 7.4/10
Sutradara
Lokesh Kanagaraj
Penulis Skenario
Lokesh Kanagaraj Pon Parthiban Rathna Kumar Shivgopal Krishna
Studio
X.B. Film Creators Seven Screen Studio B4U Motion Pictures

Di Nagercoil pada 2002, seorang remaja pemalu berusia tujuh belas tahun bernama Bhavani menyaksikan kejadian yang mengubah seluruh hidupnya. Keluarganya dibunuh secara brutal oleh musuh ayahnya, dan ia tidak diberi kesempatan untuk melarikan diri atau meminta bantuan. Dalam keadaan terpukul, ia dipaksa menanggung kesalahan yang tidak pernah ia lakukan.

Para pembunuh memaksanya mengakui bahwa dirinyalah pelaku, lalu mereka mengirim Bhavani ke sebuah lembaga pembinaan anak yang terkenal sangat kejam. Di tempat itu, para penjaga tidak memperlakukan anak didik sebagai manusia, tetapi sebagai sasaran kekerasan. Hari demi hari Bhavani disiksa tanpa henti, hingga luka yang ia terima bukan hanya di tubuh, tetapi juga di hatinya. Kekejaman itu perlahan menghapus sisi lembut dalam dirinya. Seiring waktu, ia berubah menjadi sosok yang keras, pendendam, dan tidak lagi mengenal rasa takut.

Bertahun-tahun kemudian ketika ia akhirnya bebas, Bhavani bukan lagi remaja rapuh yang dulu dikirim ke sana. Ia keluar sebagai pria yang sudah ditempa oleh rasa sakit dan keinginan balas dendam. Ia mulai membuat usaha truk dan perdagangan, tetapi itu hanya tampilan luarnya. Di balik itu, ia membangun jaringan kejahatan yang kuat. Ia memanfaatkan hubungan, ancaman, dan rasa takut yang masih tertanam pada mantan penghuni lembaga pembinaan tersebut.

Ia menciptakan sistem yang memaksa para anak binaan menyerahkan diri setiap kali ia melakukan kejahatan, sehingga ia selalu lolos dari hukuman. Sedikit demi sedikit, kekuasaannya tumbuh besar hingga bisa menyamai kelompok yang dulu membantai keluarganya. Ketika merasa cukup kuat, Bhavani membunuh kelompok musuh ayahnya itu dengan cara yang kejam, seolah ingin menutup luka lama yang ia bawa sejak remaja.

Di Chennai, seorang dosen bernama John Durairaj atau J D menjalani hidup yang berbeda. Ia dikenal mahasiswa sebagai pengajar yang dekat dengan mereka dan memakai cara belajar yang santai. Namun beberapa staf di sana tidak menyukainya. Di balik sikapnya yang ceria, J D menyimpan masalah pribadi, yaitu kecanduan alkohol. Sikapnya yang terlalu akrab dengan mahasiswa membuatnya sering dianggap tidak profesional.

Suatu hari ia terlibat taruhan kecil dengan kepala kampus mengenai pemilihan ketua mahasiswa. Jika pemilihan itu gagal, ia akan kehilangan pekerjaannya. Pemilihan yang awalnya berjalan baik berubah kacau ketika sekelompok preman menyerang kampus. Karena kejadian itu, J D dianggap bertanggung jawab dan akhirnya dikirim untuk mengajar di lembaga pembinaan anak selama tiga bulan, sebuah penugasan yang bahkan tidak ia ingat pernah ia setujui.

Dengan terpaksa, J D memulai tugasnya di tempat baru itu. Para petugas memperingatkannya tentang banyaknya narkoba, kekerasan, dan berbagai masalah lain di dalam lembaga itu. Namun ia tidak terlalu peduli. Ia hanya ingin menyelesaikan tiga bulan itu secepatnya. Sampai suatu hari, dua kakak beradik bernama Sabari dan Manikandan datang untuk menyerahkan diri atas perintah Bhavani.

Tanpa sengaja, keduanya menitipkan sebuah catatan kepada J D yang saat itu sedang mabuk. Malam itu, mereka dibunuh, dan keesokan paginya tubuh mereka ditemukan tergantung di ruang kelas. Polisi kemudian menahan J D sebagai tersangka, sementara seorang pekerja LSM bernama Charu menegurnya karena sudah lalai.

Saat berada dalam tahanan, J D menemukan catatan yang ditinggalkan dua anak itu. Di dalamnya tertulis kejadian mengerikan yang terjadi di lembaga tersebut dan bagaimana anak-anak dipaksa menanggung kesalahan untuk orang-orang dewasa di luar.

Catatan itu membuka matanya. Ia menyadari bahwa selama ini ia hanya membiarkan anak-anak itu semakin menderita. Ia marah, sedih, dan merasa bersalah. Ketika para anak buah Bhavani datang untuk membunuhnya, J D melawan dan berhasil mengalahkan mereka. Ia lalu menantang Bhavani dan berjanji akan membalas kematian kedua anak tersebut.

Sejak saat itu, J D berhenti minum. Ia mengambil alih lembaga tersebut dari para petugas yang selama ini bekerja sama dengan kelompok Bhavani. Ia mulai memperbaiki cara mendidik anak-anak, membuat mereka merasa punya harapan baru. Namun seorang penghuni senior bernama Das tidak senang. Ia selama ini memegang kendali atas para anak didik dan merasa kehilangan kekuasaan.

Dengan bantuan seorang anak bernama Undiyal, J D menemukan cara kerja jaringan Bhavani. Beberapa anak diberi tato huruf Tamil Pa sebagai tanda bahwa mereka akan dijadikan pengganti setiap kali Bhavani melakukan kejahatan. Mereka diberi makanan dan narkoba gratis jika mau mengaku sebagai pelaku kejahatan tersebut.

Ketika J D mulai menghentikan suplai narkoba dan menggerebek tempat-tempat yang bekerja sama dengan Bhavani, kemarahan Bhavani memuncak. Ketegangan meningkat. Dalam suatu kesempatan, J D berhasil masuk ke markas Bhavani dan mengancamnya dengan benda yang ia kira pisau padahal hanya sebuah pulpen. Meski begitu, hal itu cukup menunjukkan bahwa J D tidak takut lagi. Keadaan pun mulai mengarah pada pertarungan besar antara masa lalu Bhavani yang penuh dendam dan masa depan anak-anak yang ingin diselamatkan J D.

Apakah J D benar-benar mampu menghentikan lingkaran kekerasan yang sudah berakar begitu lama, atau justru Bhavani akan menemukan cara lain untuk mempertahankan kekuasaannya dan menyeret semuanya kembali ke dalam kegelapan?

Penulis artikel: Abdilla Monica Permata B.

Joseph Vijay John 'JD' Durairaj
Vijay Sethupathi Bhavani
Malavika Mohanan Charulatha 'Charu' Prasad
Arjun Das Das
Shanthnu Bhagyaraj Bhargav
Andrea Jeremiah Vaanathi
Nassar JD's Mentor (The College's Founder)
Azhagam Perumal Principal Ambaiya Samuel
Cibi Bhuvana Chandran Sri
Akshay Kumar