Ngenest
Comedy

Ngenest

2015 95 menit
Rating 6.9/10
Rating 7.6/10
Sutradara
Ernest Prakasa
Penulis Skenario
Ernest Prakasa Jenny Jusuf
Studio
StarVision Plus

Film komedi-drama Ngenest mengangkat kisah personal tentang identitas, diskriminasi, dan perjalanan menerima diri sendiri dengan balutan humor khas.

Cerita berpusat pada Ernest (Kevin Anggara), pria keturunan Tionghoa yang sejak kecil harus menghadapi perundungan karena perbedaan fisik. Dari SD hingga SMP, ia terus menjadi sasaran ejekan karena mata sipit dan kulit putihnya. Berbagai cara ia coba, termasuk mendekati para pembully agar diterima, namun tetap gagal.

Pengalaman pahit itu membuat Ernest bertekad memutus "rantai penderitaan" dengan cara yang unik, ia ingin menikahi perempuan pribumi agar anaknya kelak tidak mengalami hal serupa. Keputusan ini sempat dianggap aneh oleh sahabatnya sejak kecil, Patrick.

Saat kuliah, Ernest bertemu Meira (Lala Karmela), perempuan yang akhirnya menjadi pasangan hidupnya. Hubungan mereka berjalan mulus hingga Ernest harus menghadapi penolakan dari ayah Meira, yang memiliki trauma terhadap orang Tionghoa. Namun dengan usaha dan kesabaran, Ernest berhasil membuktikan dirinya hingga mendapat restu. Setelah lima tahun berpacaran, mereka pun menikah.

Masalah baru muncul setelah pernikahan. Ernest dilanda ketakutan, bagaimana jika anaknya nanti mengalami perundungan seperti dirinya? Rasa cemas itu membuatnya menunda keinginan memiliki anak, sementara Meira ingin segera punya momongan. Konflik rumah tangga pun tak terhindarkan.

Akhirnya, Ernest luluh dan mereka memutuskan untuk memiliki anak. Namun menjelang kelahiran, ketakutan Ernest semakin memuncak hingga membuatnya stres dan melakukan kesalahan di tempat kerja. Ia bahkan sempat melarikan diri dari kenyataan.

Dengan bantuan Patrick, Ernest akhirnya kembali dan mendampingi Meira saat melahirkan. Anak perempuan mereka lahir dengan ciri fisik yang mirip dengannya. Namun alih-alih takut, Ernest justru merasakan kebahagiaan luar biasa. Ia sadar bahwa cinta dan penerimaan jauh lebih penting daripada ketakutan akan penilaian orang lain.

Ernest Prakasa Ernest
Lala Karmela Meira
Morgan Oey Patrick
Kevin Anggara Teenager Ernest
Brandon Salim Teenager Patrick
Olga Lydia Ernest' Mom
Ferry Salim Ernest' Dad
Budi Dalton Meira's Dad
Fitria Sechan Meira's Mom
Angie Ang Irene