Sometimes I Think About Dying
Comedy Drama Romance

Sometimes I Think About Dying

2024 94 menit PG-13
Rating 6.6/10
Rating 7.3/10
Sutradara
Rachel Lambert
Penulis Skenario
Stefanie Abel Horowitz Kevin Armento Katy Wright-Mead
Studio
Point Productions Mirror Image Films Saks Picture Company

Film Sometimes I Think About Dying mengikuti kisah Fran, seorang pegawai kantor yang pendiam dan cenderung menyendiri. Dalam kesehariannya yang terlihat biasa saja, Fran ternyata punya kebiasaan unik: ia sering membayangkan berbagai skenario kematiannya sendiri.

Mulai dari tergantung di derek bangunan, terbaring tak bernyawa di hutan, hingga diserang ular piton. Meski terdengar gelap, sebenarnya Fran tidak terlihat ingin mengakhiri hidupnya, fantasi- fantasi itu lebih seperti cara baginya untuk memahami dirinya sendiri dan menghadapi rasa sepi.

Fran menjalani hidup yang cukup terisolasi. Ia jarang terlibat dalam percakapan ringan di kantor dan tampak tidak tertarik mengikuti norma sosial yang dijalani rekan-rekannya demi terlihat “normal”. Cerita mulai bergerak ketika seorang rekan kerja yang ramah, Carol, pensiun dari kantor. Posisi Carol kemudian digantikan oleh Robert, pria baru yang baru pindah setelah bercerai.

Berbeda dengan Fran yang tertutup, Robert punya kepribadian hangat dan santai. Ia mencoba mencairkan suasana dengan humor ringan dan perlahan mulai mendekati Fran. Momen sederhana seperti mengirim pesan di papan chat kantor menjadi awal dari interaksi mereka. Dari situ terlihat bahwa Robert sebenarnya juga mencari koneksi yang lebih dalam dengan seseorang.

Hubungan mereka berkembang secara perlahan dan terasa sangat natural. Fran dan Robert mulai menghabiskan waktu bersama, seperti menonton film di bioskop atau makan pie di restoran. Meski begitu, momen-momen ini terasa lebih seperti pertemanan yang masih canggung dibandingkan kencan romantis. Robert juga sering kesulitan mengenal Fran lebih jauh karena perempuan itu sangat tertutup tentang kehidupan pribadinya.

Di sisi lain, film ini memberikan akses ke dunia batin Fran melalui rangkaian adegan fantasi yang unik dan visualnya cukup puitis. Dari situ penonton bisa melihat bahwa di balik sikapnya yang dingin, Fran sebenarnya memiliki imajinasi yang sangat kaya dan cara berpikir yang kompleks. Fantasi-fantasi itu menjadi ruang pelarian baginya untuk merasa lebih hidup dan memahami emosinya sendiri.

Lewat karakter Fran, film ini juga menyinggung tekanan sosial yang sering dirasakan perempuan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari. Sifat eksentrik atau pendiam sering kali lebih mudah diterima ketika dimiliki pria, sementara perempuan seperti Fran justru terlihat aneh atau tidak biasa. Melalui kisah sederhana namun reflektif ini, film memperlihatkan bagaimana seseorang yang tampak biasa saja sebenarnya sedang menjalani perjalanan batin yang jauh lebih dalam.

Penulis: Della Deswita Maharani

Daisy Ridley Fran
Dave Merheje Robert
Parvesh Cheena Garrett
Marcia DeBonis Carol
Megan Stalter Isobel
Brittany O'Grady Sophie
Bree Elrod Amelia
Lauren Beveridge Tellulah
Ayanna Berkshire Emma
Sean Gustavus Tarjyoto Sean

Jadwal Film