[REVIEW] J-HOPE IN THE BOX, Perjuangan Keluar Dari Zona Nyaman & Pendewasaan J-Hope BTS
J-Hope In The Box. Credit: Disney+ Hotstar
Kapanlagi.com - It was HOPE that was kept in the innermost nook of the box. Hope gave people the will to carry on living amidst the pain and strife.
J-Hope. Nama yang begitu unik untuk salah satu member boygroup asal Korea Selatan, BTS, ini. Dalam berbagai kesempatan kala bertemu dengan fans, pria bernama asli Jung Hoseok inipun lekat dengan sapaannya, “Hi I’m your hope, you’re my hope, I’m J-hope!” Sapaan ini selalu disampaikan dengan sumringah, lengkap dengan senyum lebar yang dijamin bakal membuat siapapun yang menonton ikutan tersenyum.
Yap, seperti narasi di atas yang juga menjadi pembuka film dokumenter J-Hope In The Box yang ditayangkan di Disney+ Hotstar mulai hari ini, 17 Februari 2023, sosok J-Hope seringkali digambarkan seperti sinar matahari yang hangat, ceria, terang benderang dan mampu menularkan aura ini kepada siapapun yang sedang berada di dekatnya. Tak hanya rekan-rekan satu grupnya di BTS, para fans yang biasa disebut ARMY juga sering ‘tersihir’ oleh keceriaan pria 29 tahun ini.
Advertisement
Selama lebih dari 9 tahun sejak debutnya bersama BTS di 2013, ARMY sudah sangat terbiasa dengan sosoknya yang lovable ini. Tak heran, saat J-Hope meluncurkan album solo perdananya, fans pun dibuat kaget dengan konsep album yang berkebalikan 180 derajat dari sosok J-Hope yang mereka kenal. Warna-warni ceria khas J-Hope digantikan dengan konsep yang dark dan grungy, penuh dengan beat-beat music rap yang menghentak bahkan diberi sentuhan rock.
1. Ada Apa Dengan J-Hope?
“Ini bukan J-Hope yang kita kenal! Ini Jay, bukan J-Hope! Wow, J-Hope ternyata bisa bergaya dark juga ya! Apakah ini sosok J-Hope sebenarnya?” mungkin inilah beberapa pemikiran para fans ketika title song pertama, More, diluncurkan dari album Jack In The Box. Tak ada warna-warni, bahkan tak ada dance yang ditunjukkan di music video lagu ini. J-Hope, sang dance leader BTS, tidak menari? What happens?
Semua pertanyaan yang mungkin terlintas dalam benak para fans inilah yang akan terjawab dalam dokumenter J-Hope In The Box. ARMY akan diajak ‘menemani’ J-Hope mempersiapkan album solo pertamanya ini, mulai dari perencanaan, penuangan ide, persiapan peluncuran album, listening party hingga ‘gong’-nya saat J-Hope tampil menjadi headliner di Lollapalooza, festival musik yang berlangsung Juli 2022 lalu.
“Semua orang tahu BTS. Tapi tak semuanya tahu bagaimana J-Hope dari BTS membuat musiknya, apa saja langkah-langkah yang harus dilaluinya untuk melahirkan album dan menampilkannya, atau bagaimana caranya mempromosikan album. Aku ingin menunjukkan ini dengan mendalam, aku mau semua detailnya terekam,” jelas J-Hope di salah satu wawancara dalam dokumenter ini.
Tujuh bulan setelah perilisan album solo pertama bagi J-Hope sekaligus bagi BTS ini, akhirnya fans akan bisa memahami, mengapa J-Hope memutuskan untuk tampil dengan konsep yang sangat berbeda. “Sepertinya sekitar setengah tahun setelah Hope World (mixtape pertama J-Hope) dirilis, aku sudah mulai kepikiran. Inilah (album solo Jack In The Box) yang akan aku kerjakan selanjutnya. Di Hope World, aku merasa aku masih ada di dalam kotak. Aku tak pernah berhenti berpikir, “Apakah ini aku yang sebenarnya?” Aku tak bilang kalau sosok itu bukan aku, dia adalah bagian dariku. Tapi di saat yang sama, rasanya aku harus mulai menunjukkan sisi diriku yang lebih dewasa. Kupikir, nanti di saat aku sudah keluar dari kotak, aku harus bisa menunjukkan apa yang aku alami di luar kotak.”
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
2. Being Outside The Box Tak Selalu Nyaman
Kehadiran J-Hope dalam perjalanan mempersiapkan hingga merilis album solonya ini memang penuh dengan metafora box atau kotak, memperlihatkan bahwa J-Hope benar-benar ingin keluar dari zona nyaman yang selama ini dirasakannya bersama BTS. Lebih dari sembilan tahun bersama keenam member lainnya, tak bisa dipungkiri bahwa ikatan mereka lebih dari sekedar rekan kerja. Baik secara personal maupun profesional, ARMY sudah sangat memahami bagaimana mereka sangat dekat hingga mungkin saling tergantung satu sama lainnya, baik di atas maupun di belakang panggung, di dalam dan di luar studio rekaman.
Inilah yang menjadi ujian terbesar bagi J-Hope saat meluncurkan album solonya. Dalam dokumenter ini, para penonton akan bisa merasakan perjuangan berat yang harus dialami J-Hope saat dia tak lagi bisa bergantung pada RM, Jin, Suga, V, Jimin dan Jungkook BTS dalam proses ‘melahirkan’ karya. Tanpa filter, J-Hope sengaja merekam dirinya sendiri saat menjalani proses mengarang lagu, rekaman, hingga mempersiapkan semua detail promonya.
“Aku harus bertanggung jawab atas semua hal sendirian. Ini pertama kalinya aku harus memutuskan mana yang bagus dan tidak, juga apa yang harus aku lakukan. Aku harus memperhatikan semua detailnya sampai yang terkecil. Aku sampai nggak bisa tidur,” ungkap J-Hope dalam dokumenternya.
3. J-Hope Sang Perfeksionis
ARMY mungkin sudah hafal bagaimana perfeksionisnya J-Hope selama ini saat tampil bersama BTS. Sosok yang ceria berubah menjadi tegas dan sedikit menakutkan kalau sudah berhubungan dengan performance, terutama bagian dance. Member BTS yang lain pun sampai sering dibuat cemas dengan lirikan J-Hope apabila mereka melakukan kesalahan.
Di sinilah karakter J-Hope diuji. Dalam dokumenternya, sangat terlihat bagaimana J-Hope perfeksionis menemui kebuntuan hingga hampir menyerah. “Kadang aku nggak habis pikir ngapain aku melakukan ini semua. Jujur saja, nggak ada alasan buatku harus bekerja sekeras ini. Aku bisa saja malas-malasan dan bersenang-senang semauku. Tapi aku nggak mau seperti itu. Sampai akhirnya aku stress sendiri,” jelas J-Hope panjang lebar ketika dirinya menceritakan pertarungan batin yang harus dihadapinya setiap hari.
J-Hope juga sempat menceritakan bagaimana dirinya tak bisa makan dengan enak selama proses pembuatan dan promosi albumnya. Hingga akhirnya setelah gelaran Lollapalooza berakhir, J-Hope baru bisa bernapas lega dan menikmati makanan seperti biasanya.
4. Kerinduan Terhadap Member BTS Lainnya
Sejak mengumumkan bahwa BTS akan melakukan rehat sementara dari kegiatan grup dan lebih berfokus pada kegiatan solo masing-masing member, hidup tentunya tak lagi sama bagi mereka. Begitu pula dengan J-Hope yang harus meluncurkan album solo pertama kali dibandingkan member lain.
Dalam dokumenter ini, sangat terlihat bagaimana J-Hope bergulat dengan kerinduannya terhadap member BTS lainnya. Tak hanya pada saat proses pembuatan album di mana biasanya mereka saling memberi masukan, tapi juga di saat J-Hope harus terbang ke Chicago tanpa member lain untuk melakukan persiapan konsernya.
“RM memberikan feedback yang sangat positif. Ah, aku ingin member lain mendengarkannya juga,” keluh J-Hope. Tak cuma itu, J-Hope juga sempat nyeletuk beberapa hari sebelum Lollapalooza digelar dan dirinya mulai merasa bosan dan kesepian, “Aku bosan, rasanya aku sendirian. Kapan Jimin sampai di sini?”. Hingga saat Jimin tiba sehari sebelum penampilan J-Hope, para staff pun sempat berkomentar kalau J-Hope tampak jauh lebih ceria setelah Jimin menemaninya.
5. Easter Eggs Dalam Dokumenter Jack In The Box
Apa yang paling dinanti ARMY saat member BTS meluncurkan konten baru? Selain penampilan mereka, tentunya para fans juga paling excited dengan detail-detail yang tertangkap kamera dan sebelumnya tak pernah terungkap. Tak cuma seputar si member, tapi juga bagaimana lingkungan sekitar mereka, tempat mereka biasanya menjalankan kegiatan sehari-harinya.
Sama halnya ketika dokumenter J-Hope In The Box ini dirilis. Saat kita menemani J-Hope melakukan berbagai aktivitasnya dalam mempersiapkan album barunya, kita pun akhirnya bisa melihat berbagai hal yang selama ini mungkin tak pernah terlihat publik. Pengen tahu bagaimana kondisi studio yang acak-adut setelah J-Hope tak pulang selama beberapa hari saat menyelesaikan albumnya? Melihat J-Hope dari jarak sangat dekat tanpa make up sama sekali? Atau, apa saja sajian canape dengan tema Arson berapi-api yang dipersiapkan staff untuk listening party? Tak cuma itu, kalian juga akan diajak berkunjung ke rumah kedua orang tua J-Hope, hingga masuk ke kamar lamanya saat masih tinggal bersama orang tuanya.
Semuanya akan bisa kalian intip dalam dokumenter J-Hope In The Box yang sudah rilis hari ini, Jumat 17 Februari 2022, hanya di Disney+ Hotstar! “Meskipun tak mudah, tapi aku sangat senang melakukan ini semua. Inilah kesempatanku untuk bertumbuh sebagai seorang seniman,” tegas J-Hope. So, jangan sampai ketinggalan dan pastikan show your love for uri J-Hope dengan menonton J-Hope In The Box!
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
