Foto profil Kristania Virginia Besouw
 
Kristania Virginia Besouw, atau lebih dikenal sebagai Kristy, lahir pada tanggal 7 Mei 1985. Dia adalah Miss Indonesia 2006 dan juga peserta Miss World 2006. Pada tahun 2007, Kristy diundang oleh Lembaga internasional UNICEF untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi campak pada bayi. Ia secara tidak resmi dijuluki sebagai Ratu Campak oleh beberapa kalangan. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian akibat campak di seluruh dunia pada tahun 2005 mencapai 345.000 orang, dengan Indonesia memiliki rata-rata 30.000 kematian setiap tahunnya.

Kristy adalah anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan (almarhum) Yannemen Besouw dan Eshter Tampi. Ayahnya adalah seorang tentara Angkatan Laut dan kakeknya adalah seorang pensiunan polisi, sehingga Kristy tumbuh menjadi pribadi yang tomboy. Ia bersekolah di beberapa tempat, termasuk SD Negeri Kombi di Sulawesi Utara, SD Pangkalan Jati di Jakarta, Pakistan International School-Beijing, dan Beijing 55 International School. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di SMP dan SMA Eben Haezar di Manado. Kristy juga sempat kuliah di jurusan International Business Administration, Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Setelah meraih gelar Nona Manado pada tahun 2004, Kristy berhasil menjadi Miss Indonesia pada tahun 2006. Ia mengalahkan 32 pesaing dari 32 provinsi di Indonesia selama setahun penuh. Kristy mewakili Indonesia di ajang Miss World 2006 yang diadakan di Warsawa, Polandia. Di sana, ia berhasil mencapai posisi 24 besar dalam jalur cepat Miss Sports. Setelah masa jabatannya sebagai Miss Indonesia berakhir, Kristy pindah ke Amerika Serikat untuk mengejar gelar jurusan Keperawatan, meninggalkan studinya di bidang Ekonomi di Universitas Sam Ratulangi.

Pada tahun 2007, Kristy menikah dengan Frank Piay, seorang lulusan kedokteran dari Filipina. Mereka saat ini tinggal di Colby, Kansas, Amerika Serikat. Kristy juga bergabung dengan US Army sejak tahun 2014. Meskipun ia menjadi bagian dari tentara Amerika Serikat, Kristy tetap bangga menjadi Warga Negara Amerika, namun dalam hatinya ia masih sangat mencintai Manado.