Williams mendapatkan pengakuan mainstream setelah tampil dalam album kompilasi MMG, Self Made, di mana singel debutnya "Tupac Back" (feat. Rick Ross) dan "Ima Boss" (feat. Rick Ross) dimasukkan dalam volume pertama (2011). Ia merilis album keduanya, Dreams Worth More Than Money, pada tahun 2015 dan album ketiganya, Wins & Losses, pada tahun 2016. Album keempatnya, Championships, dirilis pada November 2018 dan debut di puncak tangga album Billboard 200. Singel utamanya, "Going Bad" (feat. Drake), mencapai posisi enam di tangga lagu Billboard Hot 100, menjadi singel dengan peringkat tertinggi Williams hingga saat ini. Album kelima Williams, Expensive Pain, dirilis pada 1 Oktober 2021. Pada tahun 2012, Williams mendirikan label rekamannya sendiri yang bernama Dream Chasers Records, yang kemudian merilis karya-karyanya dan menandatangani artis-artis lain, termasuk penyanyi Yung Bleu dan Vory.
Prestasi Williams tidak hanya dalam dunia musik, tetapi juga dalam aktivisme. Pada November 2017, ia dijatuhi hukuman dua hingga empat tahun penjara karena melanggar syarat pembebasan bersyarat, sebelum akhirnya dibebaskan setelah menjalani hukuman selama lima bulan. Pada Agustus 2019, sebuah seri dokumenter tentang perjuangannya dengan sistem peradilan pidana, Free Meek, dirilis di Amazon Prime Video. Rapper Jay-Z menjadi produser eksekutif seri ini; ia dan Williams kemudian bersama-sama mendirikan lembaga nirlaba Reform Alliance pada tahun yang sama, yang berfokus pada reformasi penjara nasional.
Dalam kehidupan awalnya, Robert Rihmeek Williams lahir pada 6 Mei 1987, di daerah South Philadelphia, Philadelphia, Pennsylvania, sebagai putra dari Kathy Williams. Ia memiliki seorang kakak perempuan bernama Nasheema Williams. Kathy dibesarkan dalam kemiskinan dan ibunya meninggal ketika ia masih muda. Ayah Meek tewas ketika Meek berusia lima tahun, diduga dalam upaya perampokan. Paman Meek, Robert, menjelaskan ayah Meek Mill sebagai "domba hitam keluarga". Setelah kematian suaminya, Kathy pindah bersama Meek dan adik perempuannya ke North Philadelphia, di mana mereka tinggal di apartemen tiga kamar di Berks Street. Keadaan keuangan mereka sangat buruk, dan Kathy mulai mencukur rambut, bekerja di pekerjaan lain, dan mencuri di toko untuk menghidupi keluarganya. Di rumah, Meek pemalu dan jarang berbicara. Sebagai seorang anak, ia berteman dengan salah satu saudara laki-laki ayahnya, yang dengan nama MC Grandmaster Nell adalah seorang DJ pionir di scene hip-hop Philadelphia pada akhir 1980-an dan mempengaruhi artis rap Will Smith dan DJ Jazzy Jeff. Ketertarikan Meek pada hip-hop tumbuh sebagai hasil dari pengaruh awal ini. Ia juga terpengaruh oleh para artis hip-hop independen Chic Raw dan Vodka, yang gaya mereka ia pelajari dengan menonton DVD mereka. Selama masa remaja awalnya, Meek sering mengikuti pertarungan rap dengan nama samaran Meek Millz. Ia sering begadang hingga larut malam mengisi buku catatan dengan frasa dan bait yang kemudian ia gunakan. Kemudian ia dan tiga temannya membentuk grup rap The Bloodhoundz. Mereka membeli CD kosong dan kotak berlian di Kinkos, mendorong teman-teman untuk membakar CD tersebut dengan lagu-lagu grup mereka dan mendistribusikannya.