Foto profil Misbach Yusa Biran
 

PERSONAL

Indonesia patut berbangga hati karena memiliki sosok seperti Misbach Yusa Biran. Sutradara, penulis skenario, dan sastrawan ini telah banyak menelurkan karya bermutu semasa hidupnya.

Laki – laki yang lahir di Rangkasbitung, Lebak, Banten pada 11 September 1933 ini merupakan pelopor dokumentasi film Indonesia.

Sekitar tahun 1969 ia menikahi aktris Nani Widjaya. Pasangan ini kemudian dianugerahi enam orang putra. Dua orang putrinya yaitu Cahya Kamila dan (almh.) Sukma Ayu mengikuti jejaknya dalam dunia akting.

 

KARIR

Misbach mulai berkarya dengan menyutradarai sandiwara ketika ia masih duduk di bangku sekolah pada tahun 1950-an. Kemudian pada tahun 1954 ia mulai bekerja di Perusahaan Film Nasional Indonesia (PERFINI).

Setahun berikutnya, terilhami dari cerpen Sjumandjaja yang berjudul KERONTJONG KEMAYORAN, ia menulis skenario film yang berjudul SAODAH.

Semenjak saat itu ia terus aktif di dunia perfilman. Hingga ia diganjar penghargaan sebagai sutradara terbaik di film berjudul DIBALIK TJAHAJA GEMERLAPAN (1967) dan penulis skenario terbaik di film MENJUSURI DJEDJAK (1966). Film lainnya yaitu AYAHKU (1987) meraih penghargaan yang sama.

Misbach pun aktif di dunia jurnalistik. Ia pernah menjabat sebagai Pimred Minggu Abadi (1958 – 1959), Purnama ((1962-1963), Redaktur Duta Masjarakat (1965-1966), Abad Muslimin (1966), Gelanggang (1967).

Ia juga menelurkan banyak karya sastra. Cerpen – cerpennya yang berjudul Keajaiban di PASAR SENEN, OH, FILM, SETENGAH DJAM MENDJELANG MAUT sangat terkenal.

Tahun 1997 ia menjadi orang Indonesia pertama yang menerima Lifetime Achievement Award SEAPAVAA di Bangkok, Thailand. Ia mendapatkan penghargaan ini atas kontribusinya dalam dunia perfilman dan juga menjadi inspirasi bagi komunitas arsip film di Asia dan Pasifik.

Kemudian Misbach mendapat penghargaan khusus dari Forum Film Bandung atas dedikasi dan kontribusinya di dunia film dan ia tercatat masih terus berkarya melalui skenario yang ditulisnya.

Tanggal 11 April 2012, Misbach tutup usia pada usia 78 tahun.

 

FILMOGRAFI

SUTRADARA

PESTA MUSIK LA BANA (1960)

HOLIDAY IN BALI (1962)

BINTANG KETJIL (1963)

PANGGILAN NABI IBRAHIM (1964)

APA JANG KAUTANGISI (1965)

DIBALIK TJAHAJA GEMERLAPAN (1966)

MENJUSURI DJEDJAK BERDARAH (1967)

OPERASI X(1968)

HONEY MONEY AND JAKARTA FAIR(1970)

 

PENULIS SKENARIO

MENYUSURI DJEDJAK BERDARAH (1967)

AYAHKU (1987)


oleh: Febrianti Diah Kusumaningrum