Dua Kru 'TEROWONGAN CASABLANCA' Tersambar Helikopter

Kapanlagi.com - Kembali Indika Entertainment bikin berita. Setelah bersama Ki Joko Bodo gagal menghadirkan hantu makam Jeruk Purut, beberapa pekan yang lalu. Kini dua kru film TEROWONGAN CASABLANCA, salah satu film horor yang diproduksi Indika, tersambar baling-baling helikopter mini yang membawa flying camera. Akibatnya Olin, talent koordinator dan Yudi, pimpinan unit terpaksa harus menginap di RS MMC Kuningan.

Kejadian berawal pada pukul 21,30 wib, saat sedang dilakukan persiapan pengambilan adegan kuntilanak terbang yang diperankan Asya Shara dengan menggunakan flying camera. Sewaktu siap action, tiba-tiba helicopter pembawa flying camera hilang kendali dan dengan cepat menyambar kepala Olin dan Yudhi. Langsung dijamin bocor, sontak membuat kaget Ardina Rasti, VJ Nino dan Bon Bon Novel.

"Ini merupakan kali pertama saya bermain film horor dan saya langsung mendapatkan pengalaman yang mengerikan," ungkap Ardina lirih.

Sementara itu operator helicopter bersikeras menyatakan bahwa heli tersebut sudah dicek dan recek kembali sebelum digunakan dan sudah disetting sesuai situasi, kondisi dan lokasi. Dus, tidak ada lagi masalah teknis. Dan anehnya setelah baling-baling heli itu 'makan' dua kepala, semua alat berfungsi dengan baik secara sendirinya.

Padahal saat akan produksi telah dilakukan prosesi "selamatan" dengan mengundang paranormal kondang kenamaan Ki Joko Bodo, namun kecelakaan buruk masih tak terhindarkan, dua crew kepalanya bocor. "Prosesi selamatan itu merupakan doa kita untuk memperoleh restu Tuhan Yang Maha Esa dan jika Tuhan sudah berkehendak , kita tidak bisa mengelak kecuali sabar," ujar Shanker lewat press releasenya yang masuk via fax meja redaksi Kapanlagi.com, Jumaat (07/10).

Tentunya yang menjadi pertanyaan, apakah ada larangan tertentu dari Ki Joko Bodo yang tidak diindahkan oleh para kru dan artis atau ada syarat khusus yang diminta Ki Joko Bodo belum dipenuhi pihak Indika.

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending