Bikin Takut Permanen, Simak Sinopsis hingga Fakta Film Horor Dokumenter ‘LAKE MUNGO’ yang Susah Dilupakan
LAKE MUNGO (imdb.com)
Kapanlagi.com - Ditulis oleh Rachel Carisa Oswandi
Sebagian besar penonton film LAKE MUNGO setuju bahwa film ini masih menghantui mereka meski sudah lama menontonnya. Film yang dirilis di tahun 2008 ini sedang menjadi perbincangan hangat di X (Twitter) setelah akun penikmat film @HabisNontonFilm menyebut bahwa film ini sukses bikin merinding dan susah untuk dilupakan. Tidak sedikit juga netizen yang setuju dengan pendapat akun tersebut dan mengatakan bahwa film ini merupakan salah satu film horor paling menyeramkan dengan twist terbaik.
Yang bikin LAKE MUNGO berbeda dari film horor lain adalah unsur menyeramkan yang dikemas secara sederhana tanpa adanya jumpscare hingga akting berlebihan dari para pemeran seperti film horor kebanyakan. Film ini menjual dari segi ceritanya yang mengangkat tentang kehilangan orang tercinta di suatu keluarga hingga meninggalkan kesedihan dan trauma mendalam. Pembawaan cerita dalam bentuk documentary oleh sang sutradara semakin membuat film yang seluruhnya direkayasa ini terasa nyata hingga meninggalkan pertanyaan bagi para penonton tentang keaslian film ini.
Advertisement
Film karya sutradara Joel Anderson ini bahkan mendapat banyak komentar positif dengan rating tomatomater 96% di Rotten Tomatoes. Selain meninggalkan ketakutan mendalam, penonton juga akan diajak untuk kembali memperhatikan orang tersayang disekitar mereka. Penasaran lebih lanjut tentang film paling horor yang bikin susah move on satu ini? Yuk simak sinopsis dan faktanya di sini!
1. Sinopsis
LAKE MUNGO mengisahkan hilangnya Alice Palmer, seorang remaja 16 tahun yang diduga tenggelam di danau. Keluarganya sangat berduka dan mengubur Alice setelah penemuan mayat yang mengenaskan. Namun, muncul fenomena aneh seperti suara-suara dan penampakan Alice dalam foto dan video setelah kematiannya.
Keluarga berusaha membuktikan bahwa Alice masih hidup, menggali kuburannya dan mengadakan ritual yang mengungkapkan kehadiran Alice. Misteri bertambah kompleks dengan penemuan bukti-bukti baru tentang identitas sebenarnya Alice dan rahasia di balik kematiannya.
(Di luar nurul, Inara Rusli dilaporkan atas dugaan perselingkuhan dan Perzinaan!)
2. Pemeran
Yang membuat film dokumenter fiksi ini terasa nyata dan mengerikan adalah akting dari para pemeran yang dinilai sangat natural serta tidak berlebihan. Meskipun para pemeran menuai pujian, ternyata tidak semuanya berasal dari bintang papan atas. Saat memilih pemeran, Joel dan tim mencari aktor-aktris dengan profil rendah untuk menjaga keautentikan dari konsep dokumenter.
Berikut adalah daftar dari pemeran film LAKE MUNGO:
Rosie Traynor sebagai June Palmer
David Pledger sebagai Russell Palmer
Martin Sharpe sebagai Mathew Palmer
Talia Zucker sebagai Alice Palmer
Steve Jodrell sebagai Ray Kemeney
Tania Lentini sebagai Georgie Ritter
Cameron Strachan sebagai Leith Ritter
Judith Roberts sebagai Iris Long
Robin Cuming sebagai Garrett Long
Marcus Costello sebagai Jason Whittle
Chloe Armstrong sebagai Kim Whittle
Carole Patullo sebagai Sandy Drouin
Tamara Donnellan sebagai Marissa Toohey
Scott Terrill sebagai Brett Toohey
Joel Anderson sebagai Pewawancara
3. Budget Produksi Rendah
Film yang dikemas secara dokumenter ini tidak membutuhkan banyak anggaran dalam proses produksinya. Sang sutradara bersama tim produksi film LAKE MUNGO ingin membuat terobosan baru seperti film yang dapat diproduksi dengan anggaran rendah.
Saat interview bersama reviewer John Catania dari M/C reviews, Joel mengungkapkan bahwa, “Saya telah menulis naskah untuk produksi yang lebih kompleks dan sulit untuk didanai. Dan saya telah berbicara dengan beberapa orang yang akhirnya berkolaborasi dalam film ini, dan kami berpikir akan baik jika bisa menulis sesuatu yang dirancang untuk dapat dikelola dan murah,” ucapnya.
Untuk mewujudkannya, Joel pun harus mempertimbangkan teknik-teknik tertentu seperti yang ia sebut sebagai berikut,” Saya pikir jika kita menggunakan beberapa teknik itu dalam film, itu juga berarti bisa membuat film dengan anggaran rendah. Misalnya menggunakan ponsel, dan sejenisnya,” kata Joel.
4. Kehilangan Orang Disayang itu Menakutkan
Film yang disebut bikin susah lupa ini tidak menyajikan banyak jumpscare untuk menakuti penonton. Di lain sisi, film ini lebih menyoroti cerita dari keluarga yang sedang mengalami kehilangan keluarga tercintanya hingga merasakan kesedihan terdalam. Dengan interviewer yang sama, Joel mengungkapkan bahwa gagasan akan kehilangan seseorang yang disayang seperti keluarga adalah hal yang banyak ditakuti oleh semua orang.
“Itu adalah ketakutan yang sangat manusiawi dan sangat nyata,” kata Joel
Joel juga menambahkan bahwa, “Itu juga bagus untuk dijadikan cerita, karena itu adalah cara untuk mengeksplorasi banyak hal tentang apa yang penting bagi orang, bagaimana orang menghadapi hal-hal yang tak terbayangkan terjadi, bagaimana orang mengatasi kesedihan dan bagaimana segalanya terasa tidak masuk akal,” ucapnya
Yuk, Baca Artikel Lainnya!
Sara Wijayanto dan Demian Aditya Jadi Content Creator Asal Indonesia Pertama yang Diizinkan Syuting dengan Boneka Annabelle Asli
Poster Resmi 'SIKSA NERAKA' Dirilis, Produser Dheeraj Kalwani Berikan Visual Dekati Kenyataan
Kisah Sebenarnya di Balik Film Dokumenter 'THE DEVIL ON TRIAL' Netflix, Simak Fakta-fakta Berikut!
'TRAIN TO BUSAN' Versi Indonesia, Simak Sinopsis hingga Fakta Film ‘KERETA BERDARAH’ yang Diperankan Fadly Faisal
Melewati Batas Horor, Simak Sinopsis hingga Fakta Film 'SUSPIRIA' yang Dilarang Tayang di Indonesia
(Di tengah kondisi kesehatan yang jadi sorotan, Fahmi Bo resmi nikah lagi dengan mantan istrinya.)
Advertisement
-
Teen - Lifestyle Gadget Mau Foto Astetik? Kamera Mini Andalan Anak Skena yang Lagi Viral Ini Patut Dicoba
