Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, David Chalik Hadiri Acara Aqiqah Massal

Lama Tak Terlihat di Layar Kaca, David Chalik Hadiri Acara Aqiqah Massal
David Chalik / Credit: KapanLagi - Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Artis senior, David Chalik sudah jarang sekali terlihat muncul di layar kaca. Saat ini Ia memang lebih fokus untuk mengurusi bisnis, menjalankan berbagai aktivitas yang berhubungan dengan dakwah syiar Islam, sekaligus melakukan aksi sosial lainnya.


Yang terbaru, David ditunjuk untuk jadi pengisi acara Aqiqah Massal yang diselenggarakan oleh Telon Lang atas kerja sama dengan MNCTV. Ini merupakan pengalaman pertama dan tak terlupakan bagi pria berusia 42 tahun itu.


"Saya di sini terlibat sebagai pembawa acaranya dan ini sesuatu yang berbeda buat saya, karena saya nggak pernah melihat ada aqiqah massal seperti ini. Buat saya ini pengalaman pertama yang nggak pernah saya lupain. Saya bisa melihat bagaimana mereka terharu, bahwa aqiqah ini sebagai muslim semampunya kita untuk bisa meng-aqiqah anak kita," ujar David ketika ditemui di Masjid Raya K. H. Hasyim Asyari, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Minggu (28/10).


1. Aqiqah Massal Dilakukan Untuk 175 Anak

KapanLagi - Agus Apriyanto

Akikah adalah proses pengurbanan hewan dalam syariat Islam yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur umat Islam terhadap Allah SWT. Dan pada acara Aqiqah massal ini, 175 anak di bawah 3 tahun dan berasal dari keluarga kurang mampu dipilih.

"Aqiqah ini penting karena salah satu wujud kepedulian sosial. Idul adha kan setahun sekali, tapi kalau aqiqah bentuk syukur tiap anak lahir. Artinya ada harapan agar anak ini berguna buat masyarakat dan orang lain. Nah ini perlu kerja sama semua pihak, MNCTV, Telon Lang dan juga dengan pihak masjid bersinergi untuk bisa melakukan yang terbaik bagi masyarakat. Akhirnya terpilih ada 175 anak yang mendapatkan rizki di-aqiqah, orangtuanya senang dan bahkan nangis," sambung David.

"Harapannya kegiatan ini berjalan dengan baik, ada continuity dan bisa menginspirasi yang lain. Kalau bisa nggak hanya di Jawa tapi seluruh Indonesia," tambah pemain film LIMA ELANG itu.

2. Sudah Dilakukan Sejak 2005

KapanLagi - Agus Apriyanto

Program aqiqah massal ini sejatinya sudah dilakukan sejak tahun 2005 silam. Dan untuk saat ini, fokus dari program ini hanya dilakukan di Pulau Jawa. Namun tak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti area yang lebih luas juga bakal terjangkau, tepatnya luar Pulau Jawa.

"Jadi kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap anak-anak mereka, salah satunya adalah ada aqiqah dan lain-lain. Dimulai 2005 kami berkomitmen melakukan posyandu dan aqiqah di Pulau Jawa. Kami berusaha mengikuti fiqih keagamaan supaya sesuai syariat Islam,"  ujar Heri Nurdiawansyah, Head of sales dan marketing Telon Lang.

"Sudah berjalan dari 2005, bukan cuma di Jakarta saja, banyak area di Pulau Jawa juga. Pernah di Bantul, Cirebon dan lain-lain. Kami keliling daerah mana yang kira-kira membutuhkan. Apakah mungkin dilakukan di luar Pulau Jawa? Mungkin sekali. Kami cari yang masih membutuhkan dan memegang tradisi aqiqah," sambung Aziza, Perwakilan Telon Lang lainnya.

3. Pengalaman David Potong Kambing

KapanLagi - Agus Apriyanto

Berbicara mengenai hewan qurban, rupanya David sudah pernah memotong kambing sendiri. Meski awalnya tak tega, namun Ia sadar bahwa hal itu adalah sebuah kewajiban yang harus dilakukannya.

"Pernah (motong kambing), saya belajar. Anak laki-laki itu harus belajar motong kambing sendiri. Waktu kecil saya nangis lihat kambing mau disembelih, apalagi kalau Idul Adha. Malam sebelumnya keliling, megang-megangin kambing, sapi, kadang nangis, 'Kenapa nggak dipelihara aja?' Haha. Tapi sebetulnya setiap laki-laki diajarkan untuk menyembelih yang benar, tapi kalau mengulitinya saya nggak ahli, motong-motongnya bisa," kenangnya.

(Di tengah kondisi kesehatan yang jadi sorotan, Fahmi Bo resmi nikah lagi dengan mantan istrinya.)

Rekomendasi
Trending