gambar: istimewa
Kapanlagi.com - Tak ada rumus yang tepat untuk memprediksi reaksi penonton terhadap sebuah film. Namun, di Indonesia, libur Lebaran dipercaya oleh para produser dan sineas sebagai masa 'panen emas' penonton. Banyak film yang dirilis menjelang Lebaran untuk menggaet penonton sebanyak-banyaknya.
"Setelah penonton turun saat Ramadan, biasanya bioskop akan kembali normal setelah Lebaran. H+3, saat kesibukan Lebaran selesai dan masih ada libur, biasanya banyak yang nonton. Rata-rata yang datang sekeluarga untuk mengisi liburan," ujar Catherine Keng, corporate secretary Cineplex 21 saat dihubungi KapanLagi.com®, Kamis (1/8).
Peningkatan jumlah penonton biasanya langsung signifikan. Ini terjadi karena saat musim liburan tiba, masyarakat pasti ingin menghabiskan waktu untuk hiburan di antaranya menonton.
"Di musim liburan lebaran penonton pasti lebih banyak daripada hari-hari biasa. Tapi kembali lagi, tergantung filmnya juga," lanjutnya.
Akhir-akhir ini produksi film Indonesia relatif stabil dengan rata-rata rilis dua film setiap minggu. Namun, saat libur Lebaran, jumlah film yang dirilis selalu lebih banyak dari biasanya. Tahun ini ada tiga film yang dirilis mendekati Lebaran 2 Agustus 2013, MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH, GET MARRIED 4, dan LA TAHZAN. Sedangkan minggu berikutnya sudah ada CINTA MATI, PERAWAN SEBERANG, dan CRAZY LOVEÂ yang dirilis juga di bulan Agustus.
"Semua seperti mencari waktu yang tepat mendekati lebaran untuk merilis film," ujar Ody Mulya Hidayat, sang produser saat premiere film Crazy Love, Rabu (31/7).
Tahun-tahun sebelumnya, beberapa film juga berebut penonton saat Lebaran. Tahun 2008 ada 5 film yang bersaing di bioskop-bioskop, BARBI3, CHIKA, CINLOK, LASKAR PELANGI, dan SUAMI-SUAMI TAKUT ISTRI THE MOVIE. Tahun 2009 ada 4 film, GET MARRIED 2, KETIKA CINTA BERTASBIH 2, MERAIH MIMPI, dan PREMAN IN LOVE. Tahun 2010 ada 4 film, SANG PENCERAH, LIHAT BOLEH PEGANG JANGAN, DAWAI 2 ASMARA, dan DARAH GARUDA. Tahun 2011 ada 5 film, DI BAWAH LINDUNGAN KA’BAH, TENDANGAN DARI LANGIT, LIMA ELANG, GET MARRIED 3 dan Kejarlah Jodoh Kau Kutangkap. Sementara tahun lalu, 2012, ada 4 film yang meramaikan libur Lebaran yaitu Perahu Kertas, Brandal-Brandal Ciliwung, Cinta Suci Zahrana, dan Tanah Surga....
Tak bisa dipungkiri memang geliat sineas dalam menyambut lebaran sangat tinggi. Dari data jumlah penonton di filmindonesia.or.id judul-judul film yang dirilis saat libur Lebaran memang mengantongi jumlah penonton yang fantastis meskipun hanya beberapa judul.
"Film GET MARRIED 4Â memang kita posisikan selalu saat libur Lebaran agar bisa menjadi hiburan keluarga. Biasanya yang nonton bukan cuma remaja, tapi orangtua juga," ujar produser film Chand Parwez beberapa waktu yang lalu.
GET MARRIED memang mendulang sukses. Dua dari tiga film sekuel yang sudah dirilis memiliki record penonton yang bagus. GET MARRIED, 2007, meraup 1.400.000 penonton. GET MARRIED 2, 2009 mampu memikat 1.187.309 penonton. Film box office lain pun beberapa 'dicetak' saat libur lebaran. Sebutlah LASKAR PELANGI, SANG PEMIMPI, AYAT-AYAT CINTA, ketiga film lebaran ini mencatat jutaan penonton. Namun, tak semua film beruntung dengan jumlah penonton yang tinggi saat libur Lebaran.
"BRANDAL-BRANDAL CILIWUNGÂ itu penontonnya juga tidak maksimal. Tapi saya bangga karena pernah mengisi libur lebaran dengan film anak yang bisa dinikmati semua keluarga. Sekarang malah filmnya ikut dalam road show Nonton Bareng Film Inspiratif ke daerah-daerah yang tidak ada bioskopnya," ujar Ody.
Menurut Eric Sasono dalam bukunya Menjegal Film Indonesia (2011), menonton bioskop merupakan kegiatan musiman (seasonal) yang amat sangat dipengaruhi kebiasan dan budaya masyarakat di mana bioskop itu berada. Di Amerika Serikat, musim utama nonton film di bioskop adalah saat liburan musim panas, dari Mei hingga Agustus. Pada waktu-waktu ini beredar film-film unggulan yang mengandalkan efek khusus dahsyat dari studio besar yang diproduksi dengan budget besar.
Di Indonesia sepertinya sudah menjadi tradisi bahwa libur Lebaran menjadi waktu orang paling banyak ke bioskop. Di tahun 1980-an, film-film Warkop DKI umumnya rilis saat libur Lebaran. Selain libur Lebaran, masa liburan sekolah juga dianggap momen paling pas merilis film, terutama film-film keluarga yang bisa ditonton anak-anak.
#Baca seri film Lebaran yang lainnya:
Masa Panen Emas Penonton di Indonesia
Ketika Era Komedi Slapstik Sudah Usai
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/uji/dew)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
