Cara Menonaktifkan WPS Office di Komputer
cara menonaktifkan wps office di komputer (credit:Image by AI)
Kapanlagi.com - WPS Office adalah salah satu suite produktivitas yang populer, menawarkan berbagai aplikasi untuk pengolahan kata, spreadsheet, dan presentasi. Namun, ada kalanya pengguna perlu menonaktifkan WPS Office di komputer mereka, baik untuk menghemat sumber daya sistem atau karena alasan keamanan. Proses ini cukup sederhana dan dapat dilakukan dalam beberapa langkah.
Untuk menonaktifkan WPS Office, pertama-tama, pengguna perlu membuka pengaturan aplikasi di komputer mereka. Di dalam pengaturan, terdapat opsi untuk menonaktifkan atau bahkan menghapus aplikasi sesuai kebutuhan. Pastikan untuk menyimpan semua pekerjaan sebelum melakukan langkah ini agar tidak kehilangan data penting.
Setelah menonaktifkan WPS Office, pengguna dapat memilih aplikasi alternatif sesuai kebutuhan mereka. Dengan langkah-langkah yang tepat, menonaktifkan WPS Office dapat dilakukan dengan mudah, memberikan pengguna fleksibilitas dalam mengelola aplikasi di komputer mereka.
Advertisement
1. Mengenal WPS Office dan Alasan Menonaktifkannya
WPS Office merupakan aplikasi produktivitas yang menyediakan alternatif gratis untuk pengolah kata, spreadsheet, dan presentasi. Meskipun populer, banyak pengguna yang ingin menonaktifkan atau menghapus aplikasi ini dari komputer mereka karena berbagai alasan seperti penggunaan memori yang tinggi atau preferensi terhadap aplikasi lain.
Cara menonaktifkan WPS Office di komputer dapat dilakukan melalui beberapa metode, mulai dari menonaktifkan sementara hingga menghapus aplikasi secara permanen. Proses ini penting untuk mengoptimalkan kinerja komputer dan membebaskan ruang penyimpanan yang berharga.
Beberapa pengguna mengalami kendala ketika WPS Office berjalan secara otomatis saat startup atau mengganggu asosiasi file dokumen. Memahami cara menonaktifkan WPS Office di komputer dengan benar akan membantu mengatasi masalah tersebut tanpa meninggalkan file sisa yang dapat memperlambat sistem.
2. Menonaktifkan WPS Office dari Startup Windows
Langkah pertama untuk menonaktifkan WPS Office adalah mencegahnya berjalan secara otomatis saat komputer dinyalakan. Buka Task Manager dengan menekan tombol Ctrl + Shift + Esc secara bersamaan. Setelah jendela Task Manager terbuka, pilih tab Startup untuk melihat daftar aplikasi yang berjalan saat komputer dinyalakan.
Cari entri yang berhubungan dengan WPS Office dalam daftar aplikasi startup. Biasanya akan muncul dengan nama "WPS Office" atau "Kingsoft Office". Klik kanan pada entri tersebut dan pilih opsi "Disable" untuk menonaktifkan aplikasi agar tidak berjalan otomatis saat startup.
Setelah menonaktifkan WPS Office dari startup, restart komputer Anda untuk memastikan perubahan telah diterapkan. Cara ini efektif untuk mengurangi beban sistem saat komputer dinyalakan tanpa harus menghapus aplikasi secara permanen. Anda masih dapat membuka WPS Office secara manual ketika dibutuhkan.
Menonaktifkan aplikasi dari startup dapat meningkatkan kecepatan booting komputer secara signifikan. Jika Anda memiliki banyak aplikasi yang berjalan saat startup, pertimbangkan untuk menonaktifkan aplikasi lain yang tidak diperlukan untuk mengoptimalkan kinerja sistem secara keseluruhan.
3. Menghapus WPS Office Melalui Control Panel Windows
Untuk menghapus WPS Office secara permanen dari komputer Windows, metode paling umum adalah melalui Control Panel. Buka Control Panel dengan mengetik "Control Panel" di kotak pencarian Windows atau melalui menu Start. Pilih opsi "Programs" kemudian klik "Programs and Features" untuk melihat daftar aplikasi yang terinstal.
Dalam daftar aplikasi, cari "WPS Office" atau "Kingsoft Office". Klik kanan pada aplikasi tersebut dan pilih "Uninstall" atau "Uninstall/Change". Sistem akan menampilkan wizard penghapusan yang akan memandu Anda melalui proses uninstall. Ikuti instruksi yang muncul di layar dan tunggu hingga proses penghapusan selesai.
Setelah proses uninstall selesai, disarankan untuk me-restart komputer agar semua perubahan diterapkan dengan sempurna. Beberapa file konfigurasi mungkin masih tersisa di sistem, namun biasanya tidak akan mengganggu kinerja komputer. Jika ingin pembersihan yang lebih menyeluruh, Anda dapat menggunakan aplikasi pembersih pihak ketiga.
Metode ini merupakan cara standar yang direkomendasikan oleh sistem operasi Windows untuk menghapus aplikasi. Proses ini aman dan tidak akan merusak file sistem lainnya selama dilakukan dengan benar mengikuti panduan yang tersedia.
4. Menggunakan Aplikasi Uninstaller Pihak Ketiga
Jika cara menonaktifkan WPS Office di komputer melalui Control Panel tidak berhasil menghapus aplikasi secara menyeluruh, Anda dapat menggunakan aplikasi uninstaller pihak ketiga. Aplikasi seperti Revo Uninstaller, IObit Uninstaller, atau CCleaner menawarkan fitur penghapusan yang lebih mendalam dengan kemampuan membersihkan file sisa dan entri registry.
- Download dan Install Aplikasi Uninstaller: Pilih salah satu aplikasi uninstaller terpercaya seperti Revo Uninstaller. Download dari situs resmi dan install di komputer Anda dengan mengikuti instruksi instalasi yang tersedia.
- Jalankan Aplikasi dan Pilih WPS Office: Buka aplikasi uninstaller yang telah diinstal. Aplikasi akan menampilkan daftar semua program yang terinstal di komputer. Cari dan pilih WPS Office dari daftar tersebut.
- Pilih Mode Penghapusan: Sebagian besar aplikasi uninstaller menawarkan beberapa mode penghapusan seperti Safe, Moderate, atau Advanced. Pilih mode Advanced untuk pembersihan yang paling menyeluruh termasuk file sisa dan entri registry.
- Lakukan Scanning: Setelah proses uninstall awal selesai, aplikasi akan melakukan scanning untuk mencari file sisa dan entri registry yang terkait dengan WPS Office. Proses ini mungkin memakan waktu beberapa menit tergantung ukuran aplikasi.
- Hapus File Sisa: Setelah scanning selesai, aplikasi akan menampilkan daftar file sisa dan entri registry yang ditemukan. Pilih semua item yang ditampilkan dan klik tombol Delete atau Remove untuk menghapusnya secara permanen.
- Restart Komputer: Setelah semua proses penghapusan selesai, restart komputer Anda untuk memastikan semua perubahan telah diterapkan dengan sempurna dan tidak ada proses WPS Office yang masih berjalan di background.
Aplikasi uninstaller pihak ketiga sangat berguna untuk menghapus aplikasi yang membandel atau meninggalkan banyak file sisa. Metode ini lebih efektif dibandingkan uninstall standar melalui Control Panel karena dapat membersihkan hingga ke tingkat registry sistem.
5. Menghapus WPS Office di macOS
Bagi pengguna macOS, cara menonaktifkan WPS Office di komputer sedikit berbeda dengan Windows. Metode paling sederhana adalah dengan menggunakan fitur Launchpad. Buka Launchpad, cari ikon WPS Office, kemudian klik dan tahan ikon tersebut hingga mulai bergetar dan muncul tanda silang (x) di pojok ikon.
Klik tanda silang untuk menghapus aplikasi, kemudian konfirmasi penghapusan jika diminta. Setelah itu, kosongkan Trash untuk menghapus aplikasi secara permanen. Metode ini cocok untuk aplikasi yang diunduh dari App Store, namun mungkin meninggalkan beberapa file pendukung di sistem.
Untuk penghapusan yang lebih menyeluruh di macOS, buka Finder dan navigasikan ke folder Applications. Cari WPS Office, kemudian drag aplikasi tersebut ke Trash atau klik kanan dan pilih "Move to Trash". Setelah itu, buka folder Library dengan menekan Command + Shift + G dan ketik ~/Library/.
Di dalam folder Library, cari dan hapus folder atau file yang berhubungan dengan WPS Office di lokasi seperti Application Support, Caches, dan Preferences. Setelah semua file terkait dihapus, kosongkan Trash dan restart komputer untuk menyelesaikan proses penghapusan secara menyeluruh.
6. Membersihkan File Sisa dan Registry
Setelah menghapus WPS Office, penting untuk membersihkan file sisa yang mungkin masih tertinggal di sistem. Buka File Explorer dan navigasikan ke folder C:Program Files atau C:Program Files (x86). Cari folder dengan nama WPS Office atau Kingsoft dan hapus folder tersebut jika masih ada.
Selanjutnya, bersihkan entri registry yang terkait dengan WPS Office. Tekan Windows + R untuk membuka Run dialog, ketik "regedit" dan tekan Enter untuk membuka Registry Editor. Gunakan fitur Find (Ctrl + F) untuk mencari entri yang mengandung kata "WPS" atau "Kingsoft". Hapus entri yang ditemukan dengan hati-hati, pastikan hanya menghapus entri yang benar-benar terkait dengan WPS Office.
Bersihkan juga folder AppData yang mungkin menyimpan file konfigurasi WPS Office. Tekan Windows + R, ketik "%appdata%" dan tekan Enter. Cari folder WPS Office atau Kingsoft di dalam folder Roaming dan hapus jika ditemukan. Lakukan hal yang sama untuk folder "%localappdata%" untuk memastikan tidak ada file sisa yang tertinggal.
Terakhir, gunakan Disk Cleanup untuk membersihkan file temporary dan cache sistem. Ketik "Disk Cleanup" di kotak pencarian Windows, pilih drive sistem (biasanya C:), dan centang semua opsi pembersihan yang tersedia. Proses ini akan membantu membebaskan ruang penyimpanan dan memastikan tidak ada file sisa WPS Office yang tersembunyi di sistem.
7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah menghapus WPS Office akan menghapus dokumen yang saya buat?
Tidak, menghapus WPS Office hanya akan menghapus aplikasinya saja dan tidak akan menghapus dokumen, spreadsheet, atau presentasi yang telah Anda buat. File-file tersebut akan tetap tersimpan di lokasi penyimpanan aslinya dan dapat dibuka menggunakan aplikasi office lain seperti Microsoft Office atau LibreOffice.
2. Bagaimana cara menonaktifkan WPS Office sementara tanpa menghapusnya?
Anda dapat menonaktifkan WPS Office dari startup melalui Task Manager tanpa menghapus aplikasi. Buka Task Manager dengan Ctrl + Shift + Esc, pilih tab Startup, cari WPS Office, klik kanan dan pilih Disable. Aplikasi tidak akan berjalan otomatis saat komputer dinyalakan namun masih dapat dibuka secara manual ketika dibutuhkan.
3. Apakah aman menghapus entri registry WPS Office secara manual?
Menghapus entri registry harus dilakukan dengan sangat hati-hati karena kesalahan dapat menyebabkan masalah pada sistem. Sebaiknya buat backup registry terlebih dahulu sebelum melakukan penghapusan. Jika tidak yakin, gunakan aplikasi uninstaller pihak ketiga yang dapat membersihkan registry secara otomatis dan aman.
4. Mengapa WPS Office masih muncul setelah dihapus melalui Control Panel?
Hal ini bisa terjadi karena proses uninstall tidak berjalan sempurna atau ada file sisa yang tertinggal. Coba gunakan aplikasi uninstaller pihak ketiga seperti Revo Uninstaller atau IObit Uninstaller untuk penghapusan yang lebih menyeluruh. Aplikasi ini dapat mendeteksi dan menghapus file sisa serta entri registry yang tertinggal.
5. Apakah ada alternatif gratis untuk WPS Office setelah menghapusnya?
Ya, ada beberapa alternatif gratis yang dapat Anda gunakan seperti LibreOffice, Google Docs (berbasis web), atau Microsoft Office Online. LibreOffice menawarkan fitur lengkap yang kompatibel dengan format Microsoft Office dan dapat digunakan secara offline tanpa biaya berlangganan.
6. Bagaimana cara menghapus WPS Office di Windows 11?
Di Windows 11, buka Settings dengan menekan Windows + I, pilih Apps kemudian Apps & features. Cari WPS Office dalam daftar aplikasi, klik tiga titik di sebelah kanannya, dan pilih Uninstall. Ikuti instruksi yang muncul untuk menyelesaikan proses penghapusan. Metode ini lebih modern dan terintegrasi dengan sistem Windows 11.
7. Apakah perlu restart komputer setelah menghapus WPS Office?
Ya, sangat disarankan untuk me-restart komputer setelah menghapus WPS Office untuk memastikan semua perubahan diterapkan dengan sempurna. Restart akan menghentikan semua proses yang mungkin masih berjalan di background dan membersihkan memori dari file temporary yang terkait dengan aplikasi yang telah dihapus.
Yuk, baca artikel seputar panduan dan cara menarik lainnya di Kapanlagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?
(kpl/vna)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba