100 Songs for Stella
Synopsis
Film drama romantis Filipina 100 Songs for Stella menghadirkan kisah emosional tentang cinta, kehilangan, dan proses menerima diri sendiri lewat musik.
Cerita berpusat pada Fidel Lansangan, pria pendiam yang memutuskan keluar dari pekerjaannya setelah tak diberi waktu berduka atas kematian ayahnya. Tanpa tempat tinggal yang nyaman, ia merasa makin terasing dari keluarganya sendiri. Di sisi lain, Stella Puno adalah CEO Rainstar, perusahaan event untuk para lajang, yang hidupnya perlahan berubah setelah bertemu penyanyi muda berbakat bernama Clyde Pelayo.
Pertemuan Stella dan Clyde membawa kesuksesan besar ketika lagu pilihan Stella menjadi hit dan melambungkan nama Clyde. Namun di balik popularitas itu, Stella mulai curiga bahwa lagu-lagu Clyde sebenarnya ditulis oleh Fidel, pria yang ternyata pernah dekat dengannya semasa kuliah.
Kecurigaan Stella terbukti. Setelah beberapa pertemuan emosional, Fidel akhirnya mengaku bahwa ia memang menulis lagu-lagu tersebut dan masih menyimpan perasaan untuk Stella. Hubungan lama mereka pun kembali tumbuh di tengah luka masa lalu masing-masing.
Saat Fidel dan Stella pergi bersama ke Tanay untuk mencari inspirasi lagu, hubungan mereka makin dekat. Namun konflik muncul ketika Stella tanpa sadar menganggap karya Fidel lebih cocok untuk karier Clyde. Fidel terluka karena merasa dirinya hanya dilihat sebagai "penulis di balik layar", bukan seseorang dengan suara dan mimpi sendiri.
Di sisi lain, Stella juga membuka trauma besar dalam hidupnya, pernikahan abusif dengan mantan suaminya, Von, yang berujung pada kehilangan bayi mereka. Masa lalu itu membuat Stella takut kembali mencintai sepenuhnya.
Keadaan makin rumit ketika foto-foto kedekatan Fidel dan Stella viral hingga memicu kontroversi yang menghancurkan bisnis Rainstar. Fidel kemudian mulai menerima dirinya, termasuk kondisi gagap yang selama ini membuatnya minder, dan bergabung dengan komunitas dukungan untuk membangun kembali kepercayaan dirinya.
Menjelang akhir cerita, Clyde meminta maaf dan mengundang Fidel tampil bersamanya di panggung peluncuran album terakhirnya. Momen tersebut menjadi simbol penerimaan dan perpisahan. Saat Stella bertanya apakah Fidel masih membutuhkannya, Fidel menjawab dengan tenang bahwa ia akhirnya bisa merasa utuh tanpa bergantung pada siapa pun.
Film ditutup dengan Stella yang akhirnya berani menghadapi mantan suaminya dan meninggalkan masa lalu kelamnya, berjalan di tengah hujan dengan perasaan bebas untuk pertama kalinya.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026Berita Lainnya
4 Film Pendek Indonesia Tembus Festival Cannes 2026, Ada Garapan Reza Rahadian