Beyond Eternity
Documentary

Beyond Eternity

2024 60 menit
Sutradara
Arian Lehner

Beyond Eternity: Architecture Facing the Impermanence (2024) adalah film dokumenter arsitektur yang menghadirkan Tosin Oshinowo sebagai arsitek sekaligus kurator Sharjah Architecture Triennial, bersama deretan arsitek dan seniman internasional seperti Henry Glogau, Aleksander Kongshaug, Vinu Daniel, Bubu Ogisi, Adrian Pepe, Emil Grip, serta duo DAAR Sandi Hilal dan Alessandro Petti. Film ini mengajak penonton menyelami peran arsitektur di tengah dunia yang terus berubah akibat krisis iklim, keterbatasan sumber daya, konflik sosial, dan krisis kemanusiaan.

Dokumenter ini berangkat dari tema besar Sharjah Architecture Triennial edisi kedua, yang menyoroti bagaimana bangunan, ruang, dan desain tidak lagi bisa dipisahkan dari realitas global. Beyond Eternity: Architecture Facing the Impermanence (2024) menampilkan wawasan Tosin Oshinowo tentang pentingnya arsitektur yang responsif terhadap kondisi lokal, namun tetap relevan secara global. Arsitektur diposisikan bukan sekadar soal estetika, melainkan alat untuk bertahan dan beradaptasi.

Film ini lalu mengikuti berbagai proyek dari arsitek dan seniman lintas negara. Henry Glogau dan Aleksander Kongshaug dari Denmark membahas gagasan Resource Autonomy, tentang kemandirian sumber daya dalam desain bangunan. Dari India, Vinu Daniel memperkenalkan konsep 3 Minute Corridor yang menekankan efisiensi ruang dan material. Sementara itu, Bubu Ogisi dari Nigeria mengangkat proyek Óré ì Sé Àgbòn yang berakar kuat pada identitas lokal dan praktik berkelanjutan.

Perjalanan berlanjut ke Lebanon bersama Adrian Pepe yang mengeksplorasi Utility of Being, refleksi tentang fungsi ruang di tengah ketidakpastian sosial. Emil Grip dari Ghana lewat Super Limbo membahas ruang transisi dan keterbatasan, sedangkan duo DAAR dari Palestina menghadirkan Concrete Tent sebagai simbol arsitektur di tengah krisis pengungsi dan konflik berkepanjangan.

Beyond Eternity: Architecture Facing the Impermanence (2024) juga menyoroti bagaimana modernitas sering berbenturan dengan realitas sosial dan lingkungan. Film ini menunjukkan bahwa arsitektur hari ini dituntut untuk lebih peka, adaptif, dan bertanggung jawab terhadap manusia dan alam. Setiap proyek yang ditampilkan menjadi cerminan perjuangan para arsitek menghadapi dunia yang tidak lagi stabil.

Dengan pendekatan reflektif dan visual yang kuat, dokumenter ini mengajak penonton berpikir ulang tentang masa depan arsitektur, sekaligus menyadari bahwa ketidakkekalan bukan ancaman, melainkan ruang untuk berinovasi dan berempati.

Ringkasan pendek:
Beyond Eternity: Architecture Facing the Impermanence (2024) adalah dokumenter arsitektur yang mengeksplorasi bagaimana para arsitek dunia merespons krisis iklim, sosial, dan kemanusiaan, serta merumuskan masa depan desain di tengah dunia yang terus berubah.

Jadwal Film