Hitting the Apex
Synopsis
Marco Simoncelli dikenal sebagai pembalap populer dengan gaya balap agresif. Saat naik ke kelas MotoGP pada 2010, ia sempat kesulitan beradaptasi. Namanya makin jadi sorotan setelah terlibat insiden balap dengan Jorge Lorenzo, yang berujung adu argumen di konferensi pers.
Lorenzo menilai Simoncelli berbahaya, namun Simoncelli justru menanggapinya dengan santai. Sahabatnya, Valentino Rossi, sempat mengingatkan agar ia lebih berhati-hati.
Pada balapan 2011 di Prancis, Simoncelli kembali terlibat kecelakaan dengan Dani Pedrosa yang membuat Pedrosa patah tulang selangka dan harus absen tiga seri. Simoncelli pun banjir kritik dan mulai menurunkan gaya balap agresifnya.
Di musim yang sama, Casey Stoner keluar sebagai juara dunia. Namun tragedi terjadi di balapan Malaysia, saat kecelakaan yang melibatkan Simoncelli, Rossi, dan Colin Edwards merenggut nyawa Simoncelli. Dunia MotoGP berduka, dan para pembalap memberi penghormatan terakhir di pemakamannya di Italia.
Sementara itu, Rossi yang sudah sembilan kali juara dunia pindah ke tim Ducati pada musim 2011. Sayangnya, performa motor yang lambat membuat hasil Rossi jauh dari harapan. Di Spanyol, Rossi sempat bersaing di depan sebelum terjatuh dan menyeret Stoner. Dengan kesal, Stoner berkata, 'your ambition outweighed your talent'.
Rossi terus kesulitan sepanjang 2011–2012, mengecewakan para penggemarnya. Stoner lalu mengejutkan publik dengan mengumumkan pensiun usai musim 2012 di usia 27 tahun, karena tak nyaman dengan tekanan media. Cedera pergelangan kaki pun menggagalkan peluang terakhirnya merebut gelar, sementara Lorenzo keluar sebagai juara dunia 2012.
Memasuki musim 2013, susunan grid berubah. Rossi kembali ke Yamaha demi menghidupkan kariernya. Di sisi lain, kursi kosong Honda akibat pensiunnya Stoner diberikan kepada Marc Márquez, rookie 20 tahun yang dijuluki 'the next Rossi'.
Meski berbakat, Márquez juga dicap agresif seperti Simoncelli. Di seri kedua di Texas, ia mencetak sejarah sebagai pemenang termuda MotoGP. Pada seri Spanyol, di tikungan terakhir yang dinamai Lorenzo Corner, Márquez menyalip Lorenzo di lap terakhir dan memaksanya melebar. Lorenzo marah besar, sementara Rossi justru membela aksi Márquez dengan senyum puas.
Pemeran
Jadwal Film
Shelter
Sinners
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
Rekomendasi Film Live Action Disney Terbaik dan Paling Sukses, Semua Rating Tinggi
Sinopsis SPIDER-MAN 3 yang Tayang di TV Malam Ini, Rabu 28 Januari 2026 Pukul 21.00