Huey Tum Ajnabi
Synopsis
Huey Tum Ajnabi membuka kisah romansa berlatar konflik politik dengan menghadirkan Nizamuddin yang diperankan Mikaal Zulfiqar dan Zeenat yang dimainkan Sadia Khan sebagai dua mahasiswa dari latar berbeda. Film ini berlatar di Universitas Dhaka pada era 1970an, masa ketika perang berkecamuk di wilayah yang saat itu dikenal sebagai Pakistan Timur. Pertemuan Nizam, seorang mahasiswa Punjabi, dan Zeenat, mahasiswi Bengali, menjadi titik awal kisah cinta yang tumbuh di tengah situasi sosial dan politik yang semakin memanas.
Kita diajak menyelami suasana kampus yang awalnya terasa penuh idealisme anak muda, diskusi intelektual, dan harapan akan masa depan. Di lingkungan inilah Nizam dan Zeenat saling mengenal, berbagi pandangan, serta membangun hubungan yang perlahan semakin dalam. Namun, cinta mereka tidak tumbuh di ruang yang aman. Ketegangan politik, perbedaan identitas, dan konflik nasional mulai merembes ke kehidupan sehari-hari, termasuk ke dalam hubungan pribadi mereka.
Seiring memburuknya situasi perang, tekanan dari kelompok fundamentalis dan ultra-nasionalis semakin kuat. Hubungan Nizam dan Zeenat dianggap melanggar batas identitas dan ideologi. Keduanya mulai menghadapi ancaman, intimidasi, dan penghakiman sosial yang membuat cinta mereka dipertanyakan oleh lingkungan sekitar. Film ini menggambarkan bagaimana cinta yang sederhana berubah menjadi perjuangan besar ketika negara dan ideologi ikut campur dalam urusan hati.
Huey Tum Ajnabi menempatkan Nizam sebagai sosok yang terjebak di antara rasa cintanya kepada Zeenat dan loyalitas terhadap identitas serta bangsanya. Sebagai mahasiswa Punjabi di Pakistan Timur, ia kerap dipandang sebagai orang luar. Sementara itu, Zeenat harus menghadapi tekanan dari komunitasnya sendiri yang menuntut kesetiaan penuh pada perjuangan nasional. Keduanya dipaksa untuk tumbuh lebih cepat dari usia mereka, memahami bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi yang tidak ringan.
Konflik batin menjadi kekuatan utama cerita. Film ini tidak hanya menampilkan romansa, tetapi juga mempertanyakan makna nasionalisme, pengorbanan, dan kemanusiaan. Setiap keputusan yang diambil Nizam dan Zeenat terasa seperti pertaruhan, bukan hanya untuk hubungan mereka, tetapi juga untuk keselamatan dan masa depan masing-masing. Di tengah kekacauan perang, cinta menjadi sesuatu yang rapuh sekaligus berani.
Pemeran
Jadwal Film
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026