Macabre
Synopsis
Perjalanan darat yang awalnya terasa ringan berubah menjadi mimpi buruk yang tak pernah mereka bayangkan. Enam sahabat yang terdiri dari Adjie (Ario Bayu), Astrid (Julie Estelle), Ladya (Sigi Wimala), Eka (Fachry Albar), Rima (Ratu Felisha), dan Verawati atau Vera (Imelda Therinne) memutuskan melakukan road trip untuk melepas penat. Di tengah perjalanan malam yang lengang, mereka hampir mengalami kecelakaan setelah seorang gadis tiba tiba muncul di tengah jalan. Gadis itu bernama Dara (Shareefa Daanish), sosok pendiam dengan tatapan dingin yang sulit dibaca.
Merasa bersalah dan khawatir, keenam sahabat ini memutuskan mengantar Dara pulang. Rumah Dara berada di area terpencil, jauh dari pemukiman lain, dikelilingi pepohonan dan suasana yang sunyi. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di sana, rasa tidak nyaman mulai muncul. Namun, sambutan Ramla (Noor Hasyim), ibu Dara, terlihat ramah dan penuh perhatian. Ia mengundang mereka masuk dan menawarkan makan malam sebagai bentuk terima kasih. Di tengah hujan dan kondisi fisik yang lelah, ajakan itu terasa sulit untuk ditolak.
Suasana makan malam perlahan berubah aneh. Ramla berbicara dengan nada tenang namun menusuk, sementara Dara hanya diam sambil memperhatikan satu per satu tamu di hadapannya. Obrolan yang seharusnya hangat justru terasa menekan. Beberapa dari mereka mulai ingin pergi, tetapi Ramla dengan halus selalu menemukan cara untuk menahan. Ketika mereka akhirnya menyadari ada sesuatu yang sangat tidak beres, semuanya sudah terlambat.
Satu per satu dari mereka mulai mengalami kejadian mengerikan. Rumah itu ternyata bukan tempat singgah biasa, melainkan jebakan mematikan. Keluarga Dara memiliki tradisi gelap yang diwariskan turun temurun. Ritual berdarah menjadi bagian dari kehidupan mereka, dan tamu yang datang secara tidak sengaja berubah menjadi korban. Kekerasan terjadi tanpa ampun, dilakukan dengan cara yang brutal dan terencana. Tidak ada teriakan minta tolong yang benar benar terdengar keluar dari rumah itu.
Adjie mencoba mengambil alih situasi dan mencari jalan keluar, tetapi rumah tersebut seperti labirin yang tak memberi harapan. Astrid yang awalnya berusaha tenang mulai kehilangan kendali ketika melihat temannya diseret dan tak pernah kembali. Rasa panik menyebar cepat. Ladya dan Rima berusaha bertahan dengan segala cara, namun ketakutan membuat mereka sulit berpikir jernih. Sementara itu, Eka yang terluka parah harus menghadapi kenyataan bahwa belas kasihan tidak pernah ada di tempat tersebut.
Dara yang sejak awal terlihat pasif perlahan menunjukkan sisi aslinya. Ia bukan korban, melainkan bagian penting dari ritual keluarga. Tatapan kosongnya berubah menjadi ekspresi dingin tanpa emosi. Baginya, apa yang terjadi adalah hal biasa. Ramla memimpin semua ini dengan keyakinan penuh, seolah kekerasan adalah jalan hidup yang sah. Rumah itu menjadi panggung di mana rasa kemanusiaan dilucuti satu per satu.
Vera menjadi saksi bagaimana persahabatan diuji di titik paling ekstrem. Pilihan antara menyelamatkan diri sendiri atau membantu teman yang tersisa menjadi dilema yang menyakitkan. Setiap sudut rumah menyimpan ancaman. Setiap pintu yang terbuka bisa berarti keselamatan atau kematian. Darah, jeritan, dan keputusasaan bercampur menjadi satu malam yang terasa tak berujung.
Saat jumlah mereka semakin sedikit, harapan untuk lolos nyaris hilang. Namun, naluri bertahan hidup mendorong mereka untuk melawan. Keberanian muncul bukan karena yakin bisa selamat, melainkan karena tak ada lagi yang bisa dikorbankan. Rahasia keluarga Dara mulai terkuak, begitu pula alasan di balik ritual keji yang mereka lakukan selama ini.
Di tengah kekacauan dan ketakutan yang memuncak, satu pertanyaan terus menghantui mereka yang tersisa, apakah masih ada cara untuk keluar hidup hidup dari rumah Dara sebelum ritual itu mencapai puncaknya?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026