Malcolm & Marie
Drama Romance

Malcolm & Marie

2021 106 menit R
7.3/10
Rating 6.6/10
Sutradara
Sam Levinson
Penulis Skenario
Sam Levinson
Studio
Little Lamb The Reasonable Bunch

Malam itu, penulis sekaligus sutradara Malcolm Elliott pulang ke rumah bersama pacarnya, Marie Jones, usai pemutaran perdana film terbarunya. Malcolm lagi di puncak euforia dan nggak sabar menunggu ulasan kritikus, apalagi respons penonton di bioskop tadi sangat emosional.

Tapi suasana berubah saat Malcolm menyadari Marie terlihat kesal. Setelah didesak, Marie akhirnya mengungkapkan isi hatinya: ia sakit hati karena tidak disebut atau diberi kredit sama sekali dalam pidato Malcolm di acara premiere.

Marie merasa film Malcolm, yang bercerita tentang perempuan kulit hitam bernama Imani, seorang pecandu narkoba yang hidupnya penuh perjuangan, jelas terinspirasi dari dirinya. Pasalnya, Marie juga mantan pecandu saat pertama kali mereka bertemu. Malcolm membantah keras.

Menurutnya, karakter Imani bukan berdasarkan Marie, melainkan gabungan dari banyak orang. Marie nggak terima. Ia yakin Malcolm tak akan bisa menggambarkan perjuangan adiksi dengan jujur dan autentik kalau mereka tidak bersama.

Perdebatan makin panas. Malcolm menuduh Marie bereaksi berlebihan karena iri pada aktris yang memerankan Imani, apalagi Marie sudah lama berhenti berakting. Ia menilai Marie memproyeksikan masalah pribadinya ke film dan dirinya. Marie balik menyerang, menegaskan soal kurangnya apresiasi, bahkan menyebut bakat Malcolm 'biasa aja'.

Saat Marie berendam di kamar mandi, Malcolm bercerita tentang perempuan-perempuan lain di masa lalunya yang juga menginspirasi karakter Imani, sambil menekankan bahwa hanya rasa putus asa Imani yang ia ambil dari Marie. Keluar dari kamar mandi, Marie membalas dengan memutar lagu Get Rid of Him milik Dionne Warwick, sementara mereka duduk diam di luar rumah.

Kembali ke dalam, Malcolm menemukan ulasan pertama filmnya. Meski ulasannya positif, Malcolm justru ngamuk karena merasa kritikus perempuan kulit putih itu menafsirkan filmnya secara politis, padahal ia tidak pernah berniat membuat film politik.

Ia kesal karena identitasnya sebagai pria kulit hitam terus disorot, bukan karyanya secara murni. Marie malah menggoda dan meremehkan reaksi Malcolm yang dinilainya nggak bisa menerima kritik. Anehnya, di tengah adu argumen itu, mereka justru terlihat kembali dekat, seolah konflik dan cinta saling tarik-ulur tanpa henti.

John David Washington Malcolm
Zendaya Marie

Jadwal Film