Pink
Synopsis
Film drama thriller courtroom Pink menghadirkan kisah menegangkan tentang perjuangan perempuan melawan pelecehan seksual dan stigma sosial yang menyudutkan korban.
Cerita dimulai ketika Minal, Falak, dan Andrea berkenalan dengan Rajveer dan teman- temannya saat sedang menikmati malam di New Delhi. Setelah makan malam dan minum bersama, situasi berubah kacau ketika Rajveer mengalami luka serius di kepala. Ketiga perempuan itu pulang dalam keadaan syok, memberi petunjuk bahwa mereka terlibat dalam insiden tersebut.
Tak lama kemudian, hidup mereka berubah menjadi mimpi buruk. Teman- teman Rajveer mulai meneror mereka lewat ancaman, intimidasi, hingga pelecehan di media sosial. Falak bahkan kehilangan pekerjaannya karena reputasinya dianggap buruk. Polisi pun enggan membantu karena Rajveer memiliki koneksi politik kuat melalui pamannya yang berpengaruh.
Teror semakin menjadi ketika Minal diculik dan dilecehkan oleh kelompok Rajveer. Bukannya mendapat perlindungan, Minal justru ditangkap atas tuduhan percobaan pembunuhan dan dituding sebagai perempuan "tidak bermoral". Dalam situasi terdesak, seorang pria tua bernama Deepak yang tinggal di lingkungan mereka akhirnya turun tangan. Ternyata, ia adalah pengacara pensiunan terkenal yang memutuskan membela Minal di pengadilan.
Di ruang sidang, pihak Rajveer mencoba menggambarkan ketiga perempuan itu sebagai pekerja seks hanya karena mereka keluar malam, minum alkohol, dan berteman dengan laki-laki. Namun Deepak membalik keadaan dengan menyoroti isu persetujuan dan hak perempuan atas tubuh mereka sendiri.
Minal mengungkap bahwa malam itu Rajveer mencoba melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Dalam usaha membela diri, ia memukul Rajveer dengan botol hingga terluka. Persidangan kemudian berubah menjadi kritik tajam terhadap cara masyarakat menghakimi perempuan berdasarkan gaya hidup mereka.
Dalam pidato penutup yang ikonik, Deepak menegaskan bahwa "tidak berarti tidak". Menurutnya, perempuan tidak perlu memberikan alasan ketika menolak sesuatu, termasuk dalam hubungan dengan laki-laki. Pernyataan itu menjadi titik penting yang akhirnya membuka mata pengadilan.
Di akhir cerita, Minal dan teman-temannya dibebaskan, sementara Rajveer dan rekan-rekannya ditangkap atas tindakan mereka. Film ini menegaskan bahwa korban pelecehan tidak seharusnya disalahkan atas apa yang mereka alami.
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026
Kucing Hitam
04 Juni 2026
Love Barista (2026)
05 Juni 2026
Dosa
11 Juni 2026
Garuda di Dadaku
11 Juni 2026
Dukun Magang
18 Juni 2026Berita Lainnya
Gala Premiere "Gudang Merica" Sukses, Suguhkan Horor Komedi yang Unik