World War Z
Synopsis
Kota Philadelphia berubah menjadi kekacauan dalam hitungan menit. Gerry Lane (Brad Pitt) awalnya menjalani pagi biasa bersama istrinya Karin Lane (Mireille Enos) dan dua anak mereka. Jalanan mendadak macet, sirene bersahutan, dan orang orang berlarian tanpa arah. Gerry segera menyadari bahwa situasi ini bukan sekadar kerusuhan biasa. Sebuah wabah misterius menyebar dengan cepat, mengubah manusia menjadi makhluk buas yang menyerang tanpa kendali. Gigitan kecil saja cukup untuk mengubah seseorang dalam hitungan detik.
Gerry adalah mantan penyelidik Perserikatan Bangsa Bangsa yang terbiasa menghadapi krisis global. Naluri bertahannya langsung bekerja. Ia berusaha membawa keluarganya ke tempat aman di tengah kota yang runtuh. Tentara kewalahan, komunikasi terputus, dan tidak ada informasi jelas tentang apa yang sedang terjadi. Ketakutan terbesar Gerry bukan hanya tentang dirinya sendiri, tetapi keselamatan orang orang yang ia cintai.
Pemerintah akhirnya mengevakuasi Gerry dan keluarganya ke kapal Angkatan Laut di tengah laut. Namun, keselamatan itu datang dengan syarat. Gerry diminta kembali membantu tim internasional untuk menyelidiki wabah ini. Jika ia menolak, keluarganya akan dikeluarkan dari perlindungan. Dengan berat hati, Gerry meninggalkan Karin dan anak anaknya, membawa beban tanggung jawab yang jauh lebih besar daripada sekadar bertahan hidup.
Misi pertama membawa Gerry ke Korea Selatan bersama Dr Andrew Fassbach (Elyes Gabel), seorang ahli virus. Mereka mencari titik awal penyebaran dan petunjuk tentang pola wabah. Di lapangan militer yang nyaris jatuh, Gerry melihat betapa cepat dan brutalnya infeksi ini. Tentara bersenjata lengkap pun tumbang dalam sekejap. Di tengah kekacauan, ia menyadari satu pola penting yang akan terus menghantuinya sepanjang perjalanan.
Petunjuk demi petunjuk membawa Gerry melintasi berbagai negara. Dari Asia hingga Timur Tengah, dunia berada di ambang kehancuran. Kota kota besar runtuh, perbatasan tak lagi berarti, dan kepanikan menjadi bahasa universal. Di Israel, Gerry menyaksikan tembok raksasa yang dibangun untuk melindungi warga dari wabah. Namun, satu kelengahan kecil cukup membuat pertahanan itu runtuh. Dari sana, Gerry semakin yakin bahwa musuh terbesar manusia bukan hanya para zombie, tetapi juga rasa lengah dan kesombongan.
Di setiap tempat yang ia singgahi, Gerry harus berpikir cepat. Tidak ada waktu untuk rencana panjang. Setiap keputusan diambil dalam hitungan detik. Ia melihat langsung bagaimana wabah ini mampu menjatuhkan pemerintah, melumpuhkan militer, dan memisahkan keluarga. Di tengah semua itu, satu tujuan terus menguat di benaknya menemukan cara untuk menghentikan pandemi ini, atau setidaknya memberi umat manusia kesempatan bertahan.
Perjalanan terakhir membawa Gerry ke sebuah fasilitas medis yang hancur. Di sanalah potongan potongan teka teki mulai menyatu. Ia menyadari bahwa wabah ini memiliki pola seleksi yang tidak biasa. Penemuan tersebut membuka kemungkinan solusi yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Namun, untuk membuktikannya, Gerry harus mempertaruhkan nyawanya sendiri dalam situasi yang nyaris tanpa harapan.
Ketegangan mencapai puncak saat Gerry berada sendirian di lingkungan yang penuh ancaman. Tidak ada bala bantuan, tidak ada senjata, hanya keberanian dan keyakinannya pada satu ide terakhir. Di saat dunia nyaris menyerah, satu tindakan kecil berpotensi mengubah segalanya.
Di tengah kehancuran global, World War Z menempatkan Gerry Lane sebagai manusia biasa yang dipaksa menjadi penentu nasib umat manusia. Waktu terus berjalan, wabah tidak menunggu, dan setiap kesalahan berarti akhir dari segalanya. Apakah keputusan terakhir Gerry cukup untuk menghentikan pandemi yang sudah meluluhlantakkan dunia?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Papa Zola: The Movie
Border 2
Sebelum Dijemput Nenek
Esok Tanpa Ibu
Sengkolo: Petaka Satu Suro
Project Hail Mary
Back to the Past
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
We Bury the Dead
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Whistle
06 Februari 2026
The Strangers: Chapter 3
11 Februari 2026
Wuthering Heights
11 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Jangan Seperti Bapak
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Lift (2026)
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Setan Alas!
05 Maret 2026
Setannya Cuan
05 Maret 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Na Willa
18 Maret 2026
Pelangi Di Mars
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026