Sinopsis JUJUTSU KAISEN Episode 18, Bahaya Mengancam di Tengah Turnamen Antar Sekolah

Sinopsis JUJUTSU KAISEN Episode 18, Bahaya Mengancam di Tengah Turnamen Antar Sekolah
Hanami, roh terkutuk yang menggangu turnamen antar sekolah Jujutsu

Kapanlagi.com - Halo para penggemar Jujutsu Kaisen! Siapa yang tidak sabar menantikan kelanjutan petualangan para penyihir Jujutsu? Sambil menunggu musim terbaru, yuk kita nostalgia sejenak dengan salah satu episode paling seru di musim pertama. Episode 18 ini penuh dengan aksi tak terduga dan momen-momen yang bikin kita deg-degan, lho!

Sebelum kita menyelami lebih dalam keseruan episode 18, ada kabar gembira nih buat kalian yang sudah tidak sabar menantikan musim ketiga Jujutsu Kaisen. Musim ketiga anime ini, yang akan mengadaptasi arc "Culling Game" dari manga aslinya, dijadwalkan tayang perdana pada 8 Januari 2026. Penayangan perdananya akan dimulai dengan dua episode sekaligus pada tanggal 9 Januari 2026 di Vidio.com

Musim ketiga ini akan mencakup arc cerita "Itadori's Extermination", "Perfect Preparation", dan "Culling Game". Studio MAPPA kembali dipercaya untuk menggarap animasinya, dengan Shota Goshozono sebagai sutradara. Selain itu, sebuah film kompilasi berjudul "Jujutsu Kaisen: Execution" yang mencakup insiden Shibuya dan dua episode pertama dari "The Culling Game Part 1" telah tayang perdana di bioskop Jepang pada 7 November 2025, dan di Amerika Serikat pada 5 Desember 2025. Musim ketiga diperkirakan akan memiliki sekitar 24-26 episode, yang kemungkinan akan dibagi menjadi dua bagian.

1. Sinopsis Jujutsu Kaisen Season 1 Episode 18

Episode 18, yang berjudul "Sage", membawa kita kembali ke tengah-tengah acara pertukaran antara sekolah Jujutsu Tokyo dan Kyoto yang awalnya penuh persaingan sengit. Namun, ketegangan berubah drastis ketika para penyihir Jujutsu menyadari adanya invasi tak terduga dari roh terkutuk tingkat tinggi. Kamera pengawas di ruang konferensi tiba-tiba mati, dan semua kutukan tingkat rendah yang ditempatkan di area tersebut mati secara misterius, menandakan bahwa penghalang pelindung telah ditembus.

Di tengah kekacauan ini, pertarungan antara Megumi Fushiguro dari Tokyo dan Noritoshi Kamo dari Kyoto menjadi sorotan utama. Noritoshi, yang merupakan pewaris salah satu dari Tiga Keluarga Besar penyihir Jujutsu, menggunakan teknik manipulasi darahnya untuk menyerang Megumi dengan panah yang diresapi energi kutukan. Megumi dengan cerdik menghindari serangan-serangan tersebut, bahkan menggunakan shikigami kataknya untuk membantunya.

Sementara itu, Toge Inumaki, yang sebelumnya berhasil membuat Kasumi Miwa tertidur dengan teknik kutukan bicaranya, merasakan kehadiran yang sangat mengancam. Ia melihat roh terkutuk tingkat semi-Grade 1 yang seharusnya menjadi bagian dari acara pertukaran, namun roh tersebut tiba-tiba dibantai oleh entitas yang jauh lebih kuat. Entitas ini tidak lain adalah Hanami, salah satu roh terkutuk tingkat spesial yang menjadi dalang di balik invasi.

Toge melihat roh terkutuk tingkat semi-Grade 1, tetapi kepalanya jatuh ke tanah. Hanami tiba untuk menghadapinya sebagai gantinya. Para guru, termasuk Gojo Satoru, Utahime Iori, dan Yoshinobu Gakuganji, menyadari adanya "tirai" yang menghalangi Gojo untuk masuk ke area pertarungan. Ini menunjukkan bahwa para penyerang sangat terampil dan mengetahui kemampuan Gojo. Di dalam tirai, Utahime dan Gakuganji berhadapan dengan Juzo Kumiya, seorang pengguna kutukan yang memegang kapak dan bertanggung jawab menciptakan penghalang di sekitar sekolah.

Pertarungan antara Megumi dan Noritoshi terhenti secara tiba-tiba ketika akar-akar pohon besar muncul dari tanah, menandakan kehadiran Hanami yang semakin dekat. Toge Inumaki muncul dan memerintahkan mereka berdua untuk "Lari!" sebelum bergabung dengan mereka menghadapi ancaman baru ini. Episode ini berakhir dengan para siswa dan guru yang harus menghadapi invasi roh terkutuk tingkat spesial yang tak terduga, mengubah acara pertukaran menjadi pertarungan hidup dan mati.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Adegan Paling Memorable di JUJUTSU KAISEN Episode 18

Episode 18 ini menyajikan beberapa momen yang sulit dilupakan, yang membuat kita semakin terpukau dengan dunia Jujutsu Kaisen:

Gakuganji Mengeluarkan Gitar Listriknya: Siapa sangka kepala sekolah Kyoto Jujutsu High, Yoshinobu Gakuganji, yang terlihat tua dan konservatif, akan mengeluarkan gitar listriknya untuk bertarung melawan Juzo Kumiya? Momen ini benar-benar mengejutkan dan memberikan sentuhan humor di tengah ketegangan invasi.

Megumi Memanggil Max Elephant: Dalam pertarungannya melawan Noritoshi Kamo, Megumi menunjukkan perkembangan kemampuannya dengan memanggil shikigami barunya, Max Elephant. Gajah raksasa ini membanjiri koridor dengan air, memaksa Noritoshi keluar dan memberikan Megumi keuntungan. Ini adalah momen yang menunjukkan potensi besar Megumi sebagai penyihir Jujutsu.

Toge Inumaki Berteriak "Lari!": Ketika Hanami muncul dan akar-akar pohon besar mulai menyerang, Toge Inumaki, yang biasanya hanya berbicara dengan kata-kata yang berhubungan dengan bahan makanan, berteriak "Lari!" kepada Megumi dan Noritoshi. Momen ini sangat ikonik karena menunjukkan betapa seriusnya ancaman Hanami dan betapa Toge peduli pada teman-temannya, meskipun ia harus melanggar batasan teknik kutukan bicaranya.

3. Jujutsu Kaisen Season 3 akan tayang di Vidio

Bagi penikmat anime JUJUTSU KAISEN di Indonesia, kalian bisa menonton episode-episode terbaru dalam Season 3 lewat Vidio.com. Aksi Yuji dalam Culling Game bisa dinikmati secara streaming pada 9 Januari.


(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending