Mike Lucock Berusaha Tetap 'Cool' Usai Membunuh
Mike Lucock
Kapanlagi.com - Berperan sebagai seorang psikopat di film LOVE AND EDELWEISS garapan Arifin (Eksekutif Produser) yang mempunyai masa lalu yang suram akibat penganiyaan di masa kecil oleh sang ayah, membuat aktor Mike Lucock memutar otak dalam memerankannya. Sebelum memerankannya Mike sempat berkonsultasi dengan seorang psikolog untuk mendapatkan pencerahan mengenai perannya itu."Untuk mempunyai muka kaku setelah membunuh itu susah, gue agak sulit memerankan itu, jadi sebelum main gue coba konsultasi dengan psikolog untuk bisa memerankan serius peran ini," ucap Mike saat ditemui di acara amal untuk kemanusiaan di Cikarang, Jawa Barat, Minggu (25/4).Mike yang membutuhkan waktu 4 hari untuk mendapatkan feel peran psikopat itu menyempatkan menyambangi tempat-tempat pembunuhan yang pernah di lakukan oleh Rian sang jagal dari Jombang. "4 hari, selama itu gue berdiem diri ibaratnya lupakan gue Mike tapi gue isi dengan karakter Rio. Caranya gue coba datang ke tempat pembunuhan Rian yang di Depok untuk mendapatkan feel-nya saja," ungkap mantan VJ MTV ini.Meski demikian, peran yang dilakoni oleh Mike tidak berimbas ke kehidupan pribadinya, namun ada satu peran Rio yang tetap di ingat oleh Mike, yakni ketika Rio harus tetap cool setelah membunuh. "Oh enggak lah, of course not. Ada satu omongan Kiai yang selalu gue ingat yaitu manusia itu tidak ada puasnya walaupun sudah sempurna. Ada satu yang gue ambil dari karakter Rio yaitu cool-nya, dalam artian sesakit apapun Rio dia tetap tenang," pungkas Mike.Sebagai seorang aktor, Mike sendiri ingin menyampaikan pesan dari film ini, untuk tidak melakukan kekerasan di dalam rumah tangga dan kekerasan terhadap anak. "Jangan pakai kekerasan di dalam rumah tangga dan terlalu keras dalam mendidik anak. Karena efeknya akan buruk terhadap tumbuh kembang anak," tandasnya.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/gum/boo)
Advertisement
