Amel Alvi: Aku Suka Menonjolkan Keseksianku

Amel Alvi: Aku Suka Menonjolkan Keseksianku
KapanLagi.com®

Kapanlagi.com - Kebanyakan orang mengenal Amel Alvi karena keberaniannya tampil seksi. Padahal, wanita kelahiran Sukabumi, 28 Juli 1992 ini sudah membintangi beberapa film layar lebar. NENEK GAYUNG, HANTU BUDEK, JENGLOT PANTAI SELATAN, PULAU HANTU 3, dan RUMAH HANTU PASAR MALAM adalah beberapa judul yang menggaet namanya.


Tak hanya jadi bintang film, Amel yang sangat mengidolakan DJ Armin ini juga pernah jadi bintang video klip Jamrud dalam lagu Sik Sik Sibatumanikam. Dengan tinggi badan 165 cm, berat 45 kg, dan ukuran bra 34C, bisa dibayangkan sudah keseksiannya. Apa tanggapan Amel tentang predikat seksi yang disandangnya?

Aku nggak peduli apa kata orang. Aku ya gini ini. Mau dibilang bom seks nggak papa. Nggak keberatan. Ini aku apa adanya.
Amel Alvi


Setelah kisah tentang karir entertain-nya, kali ini, pada KapanLagi.com®, Amel Alvi mengungkapkan kegemarannya menonjolkan keseksian. Simak obrolannya di halaman berikut...

1. Sering dapat peran seksi

KapanLagi.com®

Mengapa Amel Alvi identik dengan seksi? Siapapun yang pernah mendengar namanya, kerap langsung menghubungkannya dengan kata seksi. Hal tersebut adalah wajar, mengingat wanita yang juga berprofesi sebagai DJ ini sering mendapat peran seksi dalam film-film yang dibintanginya.

"Karena aku selalu dapat peran seksi. Kecuali di sinetron Islam KTP, alim banget."

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Terbiasa disebut seksi

KapanLagi.com®

Terkadang, wanita akan merasa risih saat disinggung soal keseksiannya. Namun tidak demikian dengan Amel Alvi. Wanita yang menimba ilmu model, akting dan DJ ini mengaku tidak segan berpenampilan seksi. Ia tak takut akan reaksi orang-orang saat melihat penampilannya yang kerap buka-bukaan itu.

"Nyaman-nyama aja tampil seksi, udah terbiasa. Lagipula nggak ada yang kurang ajar ke aku. Karena walaupun nge-DJ aku didampingi manajer aku."

3. Tak keberatan dibilang bom seks

KapanLagi.com®

Keseksian Amel Alvi, mau tak mau, menyeret dia sebagai icon seks bagi beberapa orang. Wanita yang pernah menjadi Winner of Girl Next Door FHM (2011) ini mengaku tidak peduli dengan anggapan orang. Ia, yang memang merasa nyaman tampil seksi, merasa bahwa penampilannya itu adalah apa adanya dia.

"Aku nggak peduli apa kata orang. Aku ya gini ini. Mau dibilang bom seks nggak papa. Nggak keberatan. Ini aku apa adanya."

4. Batasan tampil seksi

KapanLagi.com®

Meski mengaku suka berpenampilan seksi, namun Amel Alvi pun punya batasan-batasan sampai mana ia bisa 'mempertontonkan' bentuk tubuhnya. Berani buka-bukaan bukan berarti bisa tampil bugil sembarangan. Sampai mana batas-batas tampil seksi bagi wanita yang menggeluti dunia model di awal karirnya ini?

"Kalau tampil topless itu kan tampil dari belakang, aku sih berani-berani aja. Nggak mungkin kan tampil topless dari depan. Di film juga pasti bakal disensor kalau begitu."

5. Alasan Amel suka tampil seksi

KapanLagi.com®

Amel yang memang sering mendapat peran seksi jadi terbiasa berpenampilan seksi dalam kesehariannya. Wanita penggemar rawon dan jus melon ini mengaku tak suka tampil bercelana panjang. Gerah adalah alasan yang cukup masuk akal, mengingat Jakarta memang adalah kota yang panas.

"Karena udah terlanjur tampil seksi, terbiasa dengan pekerjaan ini. Sehari-hari aku nggak suka pakai celana panjang. Gerah gitu. Sempat risih jalan diliatin orang. Tapi udah lah udah biasa. Tampilanku hotpant, kaos, atau rok mini dan tank top. Acara tertentu pakai long dress."

6. Tak masalah adegan ciuman

KapanLagi.com®

Tampil seksi dalam film bukanlah hal tabu bagi Amel Alvi. Tak jarang ia harus beradegan lebih berani di layar lebar. Ia pun selalu total dan profesional dalam menjalani peran yang didaulatkan padanya. Baginya, selama berpenampilan berani itu untuk pekerjaan, ia tak mempermasalahkannya.

"Aku sih profesional aja, itu kan tuntutan kerjaan. Kalau harus ciuman beneran ya nggak masalah, untuk kerjaan."

7. Tampil berani di cover majalah

KapanLagi.com®

Wajah Amel Alvi sempat terpampang dalam cover salah satu majalah pria dewasa, FHM. Hal ini memang termasuk pengalaman istimewa bagi Amel. Di majalah rpia dewasa yang lain, Amel hanya bisa masuk di halaman rising star saja. Lantas, bagaimana Amel bisa menjadi model cover untuk FHM?

"Kalau d FHM itu kan aku menang lomba. Jadi untuk majalah pria dewasa lain nggak bisa jadi cover. Paling rising star."

8. Tak takut hadapi kontra

KapanLagi.com®

Namanya yang terhitung baru melejit di dunia entertain memang belum terlalu santer. Setelah beredar foto panas mirip dirinya di dunia maya beberapa waktu lalu, hingga kini belum ada kabar jika hal tersebut jadi kontroversi. Amel sendiri pun tidak membatasi diri untuk tetap tampil seksi.

"Belum pernah mengalami pro kontra. Kayaknya seksinya aku masih dalam batasan wajar. Belum sampai separah itu. Nggak juga jadi batasan takut karena pro dan kontra. Aku suka pakai yang menonjolkan apa yang seksi di diriku."

BACA JUGA TENTANG KARIR AMEL ALVI YANG TAK HANYA BERMODAL DADA BERUKURAN 34C!

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/uji/dew)

Rekomendasi
Trending