Anwar Fuadi, Gelapkan Uang Kas PARSI?

Kapanlagi.com - Kasus korupsi yang menimpa ketua PARSI, Anwar Fuadi, ternyata dibenarkan oleh pesinetron Roy Marten dan Firman Bintang. Roy menuding Anwar telah memanipulasi data keuangan PARSI sebesar Rp. 900 juta, selama periode 2002 sampai 2005. Belum lagi Anwar dinyatakan telah gagal sebagai ketua PARSI, karena telah menodai organisasi artis-artis sinetron tersebut.

"Kalau boleh jujur, Anwar Fuadi itu bukan ketua PARSI. Dia jadi ketua nggak sesuai prosedur, siapa yang milih dia, kongres aja nggak ada," ucap Roy Marten, saat memberikan keterangan Pers di Gedung Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Selatan, Kamis (25/01).

Roy mengatakan, kasus korupsi yang menimpa Anwar benar adanya. Anwar tidak pernah melaporkan hasil keuangan PARSI selama dua tahun, bahkan proyek sinetron bersama Menteri Koperasi dan UKM tidak jelas arahnya.

"Yang mendapatkan proyek sinetron dari menteri adalah saya, tapi yang mengerjakan Anwar. Karena tim yang saya buat saat itu di-'terror' Anwar Fuadi," ucap Roy dengan nada berapi-api.

Ditambahkan Roy, proyek sinetron tersebut bernilai Rp2,4 milyar dengan kontrak 16 Episode. Setiap episodenya menghabiskan uang sebesar Rp112 juta. Sisanya sebesar Rp900 juta. Dan uang ini masuk dalam rekening PARSI yang sampai saat belum jelas ke mana arahnya.

Anwar sendiri ketika ditanya soal uang tersebut tidak mau menjelaskan secara konkrit kepada PARSI, sehingga ada indikasi Anwar telah menyelewengkan uang negara itu.

"Kita semua berharap uang itu ada dan benar-benar digunakan oleh PARSI. Tapi secara organisasi, Anwar harus bertanggung jawab soal laporan keuangan itu," komentarnya kepada KapanLagi.com.

Kalau memang Anwar tidak merasa melakukan penipuan uang sebesar Rp900 juta, harusnya dia bersedia memberikan laporan kepada DPO dan para anggoata PARSI. Karena selama ini PARSI tidak mempunyai anggotanya yang jelas dan tertulis.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/iin)

Rekomendasi
Trending