Bens Leo: Presiden SBY Serahkan Album Bajakan ke Polisi
Bens Leo
Kapanlagi.com - Tindakan pembajak semakin berani. Bila sebelumnya hanya membajak karya cipta dari kalangan musisi, merekapun melakukannya pada tiga album karya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Melihat kenyataan tersebut, SBY mengeluh lantaran masih ada pembajakan di negeri ini, seraya meminta menjadi perhatian pihak berwenang. Demikian diungkapkan pengamat musik Bens Leo kepada KapanLagi.com™.“Dari 3 album, 2 di antaranya saya memandu dan keluhan tersebut saya dengar langsung dari beliau lantaran lagu beliau sendiri dibajak. Jadi bayangkan, Presiden yang mencipta lagu dan dibawakan orang lain, tapi dibajak. Jadi enggak mungkin, beliau enggak punya komitmen terhadap pembajak,” ucapnya, Rabu (6/10).Kendati telah dibentuk beberapa lembaga yang mengurusi pembajakan, sambung Bens, namun hal ini harus didukung oleh semua pihak termasuk masyarakat. Sehingga ruang gerak pembajak kian sempit dan hukum dapat ditegakkan.“Masalahnya bagaimana polisi menanggapi hal ini termasuk keluhan Pak SBY? Jadi SBY sendiri tahu lagunya dibajak. Tapi karena bukan delik aduan, polisi yang harus turun tangan. Logikanya kan gitu,” lanjutnya.Lalu bagaimana tindakan SBY? “Biasanya beliau menyerahkan pada pihak terkait. Sebab hak cipta termasuk delik biasa bukan aduan. Kalau delik biasa, polisi yang bertindak sendiri, namun masalahnya ada kantor polisi berdampingan dengan lapak barang-barang bajakan. Ini fatal dan miris mendengarnya,” pungkas Bens.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
