Fauzi Baadilah Stress Syuting di Pedalaman Papua

Fauzi Baadilah Stress Syuting di Pedalaman Papua Fauzi Baadilah

Kapanlagi.com - Dalam film terbarunya yang berjudul LOST IN PAPUA, aktor ganteng Fauzi Baadilah harus menelusuri pedalaman hutan Papua. Mantan suami Senk Lotta ini pun sempat stres dengan kondisi di lokasi syuting yang tidak jauh dengan perbatasan Papua New Guinea itu.

"Lokasinya kan di dalam hutan. Jauh dari kota, dekat dengan perbatasan sekitar 15 kilometer. Perjalanannya jauh banget, sama kayak ke Madinah deh. Kalau ceritanya sendiri mengangkat soal Papua. Jadi dibikin awal ceritanya di Jakarta dan berakhirnya di Papua. Tapi sebenarnya itu yang bikin menarik. Gue berperan sebagai David, sifatnya antagonis dan sedikit ekstrim," ujar Fauzi ditemui di acara presscreening film LOST IN PAPUA di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Selasa (8/3).

Lokasinya kan di dalam hutan. Jauh dari kota, dekat dengan perbatasan sekitar 15 kilometer.
Fauzi Baadilah

Dalam film terbarunya ini, Fauzi memang merasakan sesuatu yang berbeda. Pasalnya, kebanyakan lawan mainnya adalah penduduk setempat yang memang belum pernah sama sekali bermain film. Dirinya pun juga harus menguatkan karakter, agar film ini bisa menjadi film yang berbeda dan bagus.

"Ketika gue mendapatkan skenarionya, gue nggak bisa menelan mentah-mentah. Gue coba harus menguatkan karakternya dengan ikut berpikir. Soalnya yang main di sana juga harus gue icebreaking, karena talent-talentnya baru dan tidak biasa," papar pria yang terkenal dengan slogan ajib! itu.

Tak hanya itu, karena berbeda suku dengan penduduk asli sana, Fauzi pun harus benar-benar memahami karakter suku asli Papua. Pasalnya, dirinya harus menjaga agar suku asli di sana tidak ngambek.

"Ya benar-benar harus dimengertiin. Takutnya mereka ngambek dan nggak mau main. Kalau sudah gitu kan repot. Harus dimengerti juga. Syuting di sana mistiknya sangat kuat. Animisme mereka sangat kuat," pungkasnya. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/faj)

Rekomendasi
Trending