Ivy Batuta Prihatin Kondisi Anak-Anak Indonesia
Ivy Batuta di Acara Glossy Smooth L'Oreal
Foto: Deni
Kapanlagi.com - Hari Anak Nasional yang seharusnya di peringati oleh semua anak, hanya sebagian saja yang bisa menikmati. Kondisi ekonomi yang carut marut memaksa anak-anak di bawah umur yang seharusnya belajar dan bermain terpaksa bekerja. Tak jarang pula harus berhenti dari sekolahnya karena faktor biaya.
Hal semacam ini membuat mantan penyiar Radio Indika, Fidya Yunita atau akrab dikenal Ivy Batuta merasa prihatin melihat keadaan anak-anak Indonesia saat ini.
Ivy Batuta
"Aduh kalau aja gue punya waktu banyak, gue mau menjadi orang yang menyuarakan nasib mereka.Gue tuh sampai capek kalau melihat kenyataan yang ada, enggak tahu mesti bilang apa. Pokoknya masa depan negara ini ada di tangan-tangan mereka. Jadi janganlah kita mengecewakan karena mereka tidak berdosa. Kalau gue punya saran, elo lebih adil pada anak-anak Indonesia," ujar Ivy ketika dijumpai di acara Glossy Smooth L'oreal di Grand Indonesia.
Menurut Ivy hal ini bisa terjadi karena kurang cekatan pemerintah dalam penanganannya.
"Kurang begitu cekatan pemerintah untuk masalah sekolah saja. Gue kadang bingung, kita punya kelurahan, kecamatan, masa enggak bisa memantau daerahnya masing-masing. Misalnya sekolahnya mau ambruk atau apa. Mestinya usahakan sesuatu tapi kan gue bukan pemimpin. Seandainya pemimpin gue pasti perbaiki," papar artis yang pernah membintangi film horor LANTAI 13.
"Buat gue siapa pun atau individu bisa lebih memandang sekeliling dan berlaku adil. Sebab di aturan agama masing-masing, misalnya menyisihkan harta berapa, infak berapa. Kalau misalnya semua orang menerapkan itu pasti anak Indonesia bisa sekolah semua. Jadi tiap orang mestinya punya aware, walau enggak semua orang punya rasa sensitif pada lingkungan," harap Ivy.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/dis/faj)
Advertisement
