Uang Passolo
Comedy Drama

Uang Passolo

2026
Sutradara
Andi Burhamzah
Penulis Skenario
Chairul Rijal Juanda
Studio
786 Production RUMPI Entertainment Timur Pictures

UANG PASSOLO menjadi potret getir sekaligus jenaka tentang realitas pernikahan di tengah tekanan sosial, dengan Mashita Asapa sebagai Biba dan Imran Ismail sebagai Rizky, dua insan yang hanya ingin memulai hidup bersama secara sederhana. Film ini langsung membawa kita pada konflik utama ketika mimpi kecil Biba dan Rizky harus berhadapan dengan tuntutan keluarga besar, terutama keluarga Biba, yang memandang pesta pernikahan sebagai ajang gengsi dan ladang harapan mendapatkan uang passolo dalam jumlah besar.

KLovers, Biba digambarkan sebagai seorang guru dengan penghasilan pas-pasan, sementara Rizky adalah videografer pernikahan yang kariernya sedang menurun. Keduanya sepakat ingin menggelar pesta sederhana, sekadar syukuran yang hangat dan bermakna. Namun, niat ini ditentang keras oleh keluarga Biba yang sadar status dan merasa pesta mewah adalah kewajiban. Bagi mereka, pernikahan bukan hanya soal menyatukan dua hati, tetapi juga soal citra, kehormatan keluarga, dan potensi pemasukan dari tamu undangan.

Masalah demi masalah pun mulai bermunculan seiring persiapan pernikahan. Daftar tamu membengkak di luar kendali, dekorasi dan katering kelas atas dipaksakan, hingga tuntutan menghadirkan hiburan elekton selama dua malam penuh. Biba dan Rizky yang sejak awal ingin hidup sederhana perlahan terjebak dalam pusaran kekacauan yang melelahkan sekaligus menggelikan. Setiap keputusan kecil selalu berujung perdebatan, karena hampir semua anggota keluarga merasa berhak ikut campur.

Di tengah tekanan tersebut, beban Biba terasa semakin berat. Ia menyimpan impian besar untuk membangun rumah bagi ibunya, sosok yang selama ini rela mengorbankan kebahagiaan pribadi demi masa depan Biba. Namun kenyataan pahit datang ketika Biba dan Rizky menyadari tanah keluarga harus digadaikan demi menutup biaya pesta pernikahan yang terus membengkak. Pada titik ini, pernikahan yang seharusnya menjadi awal kebahagiaan justru berubah menjadi sumber kecemasan.

Dalam situasi serba terjepit, cinta menjadi satu- satunya pegangan Biba dan Rizky. Mereka saling mengingatkan bahwa esensi pernikahan bukan terletak pada kemewahan pesta, melainkan pada komitmen, tawa, dan kebersamaan menghadapi hidup. Dari sinilah muncul berbagai momen mengharukan yang dibalut komedi, mulai dari kecelakaan kecil selama persiapan hingga komentar sosial yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

UANG PASSOLO kemudian berkembang menjadi perjalanan emosional tentang kompromi dan keberanian mengambil keputusan. Biba dan Rizky berusaha mencari jalan tengah agar tetap menghormati keluarga tanpa mengorbankan nilai-nilai yang mereka yakini.

Imran Ismail Rizky
Mashita Asapa Biba
Jade Thamrin
Adhy Basto
Halifa Intania
Godfred Orindeod
Reinold Lawalata
Sukri Basto
Mellonk
Irmawati Jabbar