Profil Takato Ishida, Gubernur Termuda di Jepang yang Wajahnya Ganteng dan Cocok Jadi Aktor

Profil Takato Ishida, Gubernur Termuda di Jepang yang Wajahnya Ganteng dan Cocok Jadi Aktor
Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Kapanlagi.com - Takato Ishida mendadak menjadi pusat perhatian publik Jepang dan internasional. Sosoknya ramai dibicarakan setelah mencetak sejarah sebagai gubernur termuda dalam perjalanan politik Jepang modern.

Perbincangan tentang Takato Ishida tidak hanya menyoroti pencapaiannya di usia muda, tetapi juga latar belakang pendidikan dan perjalanan kariernya sebelum terjun ke dunia politik. Banyak pihak menilai rekam jejak akademik dan profesionalnya menjadi faktor penting di balik sorotan publik tersebut.

Selain prestasi, penampilan fisik Takato Ishida juga menjadi bahan pembahasan luas di media sosial. Kombinasi antara latar belakang intelektual, pengalaman diplomatik, dan visual yang dianggap menarik membuat profilnya semakin mencuri perhatian.

Temukan berita lainnya terkait Takato Ishida di Liputan6.com.

1. Latar Belakang Pribadi dan Usia Takato Ishida

Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Takato Ishida lahir pada 5 Februari 1990 di Fukui, Jepang ia dikenal sebagai figur muda yang lahir dan besar di Jepang. Pada saat namanya mencuat ke publik, ia tercatat berusia 35 tahun. Usia tersebut menjadikannya sebagai gubernur termuda dalam sejarah Jepang.

Takato Ishida memiliki latar belakang pendidikan yang kuat di bidang Hubungan Internasional. Ia merupakan lulusan Kansai Gaidai University, sebuah institusi yang dikenal fokus pada studi global dan bahasa asing. Pendidikannya berlanjut ke University of the Pacific serta program Master Hubungan Luar Negeri di Georgetown University.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Karier Awal sebagai Diplomat Jepang

Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Sebelum dikenal luas sebagai tokoh politik, Takato Ishida berkarier sebagai diplomat di Kementerian Luar Negeri Jepang. Peran tersebut menempatkannya dalam lingkup kerja pemerintahan pusat dengan cakupan internasional.

Dalam perjalanan kariernya, Ishida juga pernah bertugas sebagai wakil konsul Jepang di Melbourne, Australia. Pada Desember 2025, Takato Ishida mengambil keputusan besar dengan mengundurkan diri dari posisinya di Kementerian Luar Negeri. Langkah ini menjadi titik awal peralihannya ke dunia politik daerah.

3. Kemenangan dalam Pilgub Fukui

Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Pilgub Prefektur Fukui digelar pada 25 Januari 2026, di mana Ishida mencatatkan kemenangan yang cukup tipis namun signifikan. Ia meraih 134.620 suara, unggul dari rivalnya Kenichi Yamada yang memperoleh 130.290 suara, sementara kandidat dari Partai Komunis, Yukie Kanemoto, mendapat 15.735 suara.

Dengan hasil tersebut, Ishida resmi menjadi gubernur termuda di Jepang, memulai masa jabatan sejak 28 Januari 2026 menggantikan gubernur sebelumnya yang mengundurkan diri pada Desember 2025.

4. Sorotan Publik terhadap Persona Ishida

Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Perhatian warganet terhadap Ishida tidak hanya terkait prestasi politik, tetapi juga penampilannya yang disebut menarik. Banyak netizen menyatakan kekagumannya terhadap sosoknya, bahkan menyebutnya mirip dengan tokoh idola atau selebritas.

Respons itu terlihat dari jutaan pandangan komentar di berbagai unggahan Instagram dan Facebook yang menyoroti visual Ishida, menunjukkan bagaimana sosok pemerintahan dapat menjadi viral bukan hanya oleh prestasi kebijakan, tetapi juga faktor personal yang resonan dengan publik digital.

5. Kritik dan Tantangan Politik

Takato Ishida gubernur termuda Prefektur Fukui Jepang (credit:instagram.com/ishida.takato)

Di sisi lain, sebagian pihak mengkritik kemenangannya, mengklaim bahwa Ishida lebih populer karena wajah dan citra daripada kebijakan yang konkret. Lawan politik dan sebagian komentator menyebut fenomena ini sebagai bentuk populisme elektoral, di mana citra memainkan peranan besar dalam keputusan pemilih.

Selain itu, beberapa pernyataannya selama kampanye menuai kontroversi, termasuk pernyataan tentang isu etnis dan imigrasi yang diperdebatkan luas di media sosial dan forum diskusi publik. Ishida pun sempat memberikan klarifikasi bahwa pernyataannya dimaksudkan untuk menolak "imigrasi yang tidak tertib", bukan menafikan keberadaan kelompok masyarakat tertentu.

6. Q&A Populer Seputar Takato Ishida

Q: Siapa Takato Ishida?
A: Takato Ishida adalah gubernur termuda di Jepang yang sebelumnya berkarier sebagai diplomat Kementerian Luar Negeri.

Q: Berapa usia Takato Ishida saat menjadi gubernur?
A: Ia berusia 35 tahun saat mencatatkan diri sebagai gubernur termuda dalam sejarah Jepang.

Q: Apa latar belakang pendidikan Takato Ishida?
A: Ia menempuh pendidikan di Kansai Gaidai University, University of the Pacific, dan Georgetown University.

Q: Apa pekerjaan Takato Ishida sebelum terjun ke politik?
A: Sebelumnya, Takato Ishida bekerja sebagai diplomat dan pernah bertugas sebagai wakil konsul Jepang.

Mau baca berita lainnya terkait Takato Ishida? Yuk baca sekarang di KapanLagi.com. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

Rekomendasi
Trending