Bisa Jadi Standar Baru Film Drama Indonesia, Simak Review 'HEARTBREAK MOTEL'
(Credit: www.imdb.com)
Kapanlagi.com -
HEARTBREAK MOTEL memanfaatkan tiga jenis kamera berbeda dalam produksinya dan menampilkan deretan aktor peraih Piala Citra. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya Angga Dwimas Sasongko dalam memproduksi film ini dan menjadikannya salah satu karya yang patut diperhitungkan di genre drama romantis.
Dengan semua elemen tersebut, banyak yang bertanya-tanya apakah HEARTBREAK MOTEL akan memenuhi ekspektasi sebagai film drama romantis yang berkualitas tinggi. Simak ulasan lengkapnya untuk mengetahui apakah film ini benar-benar sebaik yang diharapkan.
1. Mengajak penonton masuk ke dalam film melalui pemikiran Ava Alexandra
Menurut penulis, Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara berhasil menghadirkan HEARTBREAK MOTEL dengan pendekatan yang menarik. Ia membawa penonton untuk menyelami pikiran karakter utama, Ava Alessandra, yang kompleks dengan teka-teki masa lalu dan trauma mendalam. Pendekatan ini membuat penonton lebih terhubung dan peduli dengan permasalahan dalam kehidupan Ava.
Film ini menerapkan alur maju mundur dan sengaja membalik penceritaan, memperlihatkan akibat terlebih dahulu sebelum mengungkapkan sebabnya. Teknik ini menciptakan pengalaman menonton yang bagaikan roller coaster, di mana emosi penonton teraduk-aduk oleh perjalanan hidup ketiga karakter utama.
Dengan gaya penceritaan ini, penonton merasakan dinamika emosional yang intens dari Ava Alessandra, Reza Malik, dan Raga Assad. Perasaan ini membuat mereka semakin terlibat dalam kisah yang penuh liku ini.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Sensasi menonton dengan hasil tiga kamera berbeda
Sejak peluncuran film adaptasi dari novel Ika Natassa ini, Angga Dwimas Sasongko menjelaskan bahwaHEARTBREAK MOTEL menggunakan tiga format kamera yang berbeda: kamera digital, seluloid 16 milimeter, dan seluloid 35 milimeter.
Setelah menonton HEARTBREAK MOTEL, dapat dirasakan bahwa setiap kamera memberikan sensasi, makna, dan permasalahan yang berbeda dalam kehidupan Ava Alessandra. Sang sutradara tampaknya berhasil menciptakan nuansa yang unik di setiap bagian film, membuat penonton semakin terlibat dalam konfliknya.
Teknik ini membuat setiap plot twist di akhir adegan terasa lebih memukau dan mendalam. Dengan begitu, penonton benar-benar merasa terhanyut dalam setiap dinamika cerita dan konflik yang dihadapi oleh para karakter.
3. Alasan kenapa harus menonton HEARTBREAK MOTEL
Bagi kamu yang mencari film drama dengan kualitas yang lebih tinggi, HEARTBREAK MOTEL adalah pilihan yang tepat. Dari segi penceritaan, teknik, hingga akting para pemain, film ini tampaknya menetapkan standar baru di industri perfilman Tanah Air.
Film ini juga menggabungkan tiga aktor peraih Piala Citra, yaitu Laura Basuki, Reza Rahadian, dan Reza Malik. Mereka akan menyajikan emosi yang mendalam dan berlapis-lapis. Kehadiran ketiga aktor berbakat ini semakin meningkatkan kualitas film, membuatnya semakin memikat.
Dengan durasi 1 jam 55 menit, HEARTBREAK MOTEL terasa cepat berlalu dan membuat penonton merasa terhanyut hingga akhir. Setiap momen terasa begitu intens, seolah film ini tiba-tiba mencapai akhir tanpa terasa.
Jangan ketinggalan baca yang ini juga!
Pandangan Reza Rahrdian dan Laura Basuki Tentang Low Maintenance Friendship
Kelebihan dan Kekurangan Film Terbaru Raditya Dika 'CATATAN HARIAN MENANTU SINTING'
Laura Basuki Jadi Buah Bibir Warganet, Kenakan Baju Ratusan Juta hingga Perhiasan Senilai 5 Miliar di Film 'HEARTBREAK MOTEL'
'KUTUKAN CALON ARANG' Tayang di Bioskop Mulai Awal Oktober, Tawarkan Pengalaman Sinematik yang Mencekam
Sutradara dan Pemain 'PEE MAK' Nonton Remake Indonesia 'KANG MAK', Vino G Bastian dan Marsha Timothy Akui Panas Dingin
(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)
Berita Foto
(kpl/adp)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
