'KUNTILANAK' Dibuat Dalam Novel

Kapanlagi.com - Sukses yang direngkuh film KUNTILANAK besutan sutradara Rizal Mantovani, membawa dampak positif lain. Bertempat di Brake Style Buffet, Cilandak Town Square, (6/11), Jakarta Selatan, Gagas Media, sebuah perusahaan penerbit buku yang telah sukses membukukan sekitar 12 judul film horror meluncurkan novel Kuntilanak karya Ve Handojo, yang juga penulis skenario dari film tersebut.

Mengenai diangkatnya film tersebut dalam versi novel, sang sutradara, Rizal Mantovani memprediksi karena memang ada pangsa pasarnya. "Tapi untuk mengangkat penjualan dari film KUNTILANAK sangat tipis sekali, karena yang menjadi target biasanya orang yang telah menonton film tersebut," jelasnya.

Lebih lanjut menurut Rizal, membaca novel sebenarnya mempunyai banyak nilai plus dibanding dengan menonton film. "Mereka bisa berimajinasi tersendiri sampai tahap liar karena tidak terpatok pada pakem visualisasi. Dan mereka mempunyai durasi serta pemilihan waktu yang tak terbatas," ujar Rizal.

Tapi novelisasi sebuah film, seperti yang diungkapkan pria yang pernah punya hubungan dengan Ria Irawan ini, mempunyai tingkat kesulitan tersendiri. "Paling tidak Ve Handojo, dalam mengambarkan sesuatu menjadi lebih detail. Makanya pihak Gagas Media meminta Ve Handojo selaku penulis skenario mentransfernya dalam novel secara langsung," demikian ungkap Rizal.

Namun seberapa puaskah, membaca novel atau menonton film KUNTILANAK.Tentunya agak sulit dijawab. Karena dua produk ini mempunyai karakter yang beda. Tinggal bagaimana pembaca atau penonton mengapresiasikan. Pastinya bukan jeruk makan jeruk.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kl/wwn)

Rekomendasi
Trending