Pengusaha Tolak Pencabutan DNI Bioskop, Utamakan Lakukan Ini

Pengusaha Tolak Pencabutan DNI Bioskop, Utamakan Lakukan Ini ©theregularmoviegoer.com

Kapanlagi.com - Tentangan datang dari berbagai pihak soal wacana agar pemerintah segera mencabut bidang usaha bioskop dari Daftar Negatif Investasi (DNI). Karena itu artinya pemerintah mengizinkan investor asing untuk menanamkan modal di bioskop lokal Indonesia.Salah satunya datang dari produser Maxima Pictures, Ody Mulya Hidayat. Menurutnya bukan hanya bioskop kecil saja yang tidak akan mampu bersaing, production house (PH) juga pasti akan kesulitan."Ini bahaya, karena bioskop asing pasti akan mengutamakan film-film dari negaranya. Ini juga akan bahaya juga buat budaya kita. Karena akan lebih mudah budaya asing masuk lewat film," tulis Ody seperti rilis yang diterima KapanLagi.com.

Ody menolak pencabutan DNI karena akan mematikan usaha bioskop di Indonesia. ©baltyra.comOdy menolak pencabutan DNI karena akan mematikan usaha bioskop di Indonesia. ©baltyra.com

Untuk mengambil keputusan, Ody menyatakan jangan gegabah. Sebelum melempar wacana, seharusnya ajak stake holder diskusi."Sekarang bukan infrastrukturnya yang dirubah. Tapi, kualitas film nya harus harus diperbaiki. Karena percuma kita punya 1 juta bioskop, tapi kalau kualitas filmnya jelek, saya yakin tidak ada yang mau nonton filmnya," katanya.Hal senada juga disampaikan oleh GPBSI (Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia). GPBSI menyatakan menolak keras pencabutan DNI bioskop. Malah, ketua GPBSI, Djonny Syarifuruddin juga menyesalkan berkembangnya wacana pencabutan DNI tanpa melibatkan asosiasi perbioskopan."Kami yakin usaha bioskop pencabutan usaha bioskop dari DNI akan menghantam perkembangan bioskop independent non-jaringan," pungkasnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/aal/phi)

Rekomendasi
Trending