Rizal Mantovani, Sukses 'ATP' Bukan Hanya Karena Tamara

Rizal Mantovani, Sukses 'ATP' Bukan Hanya Karena Tamara Para pemain 'ATP' di XXI Bandung Supermal Foto: Wawan

Kapanlagi.com - Keahlian Rizal Mantovani berada di balik kamera memang tak perlu dipertanyakan lagi. Sejumlah video klip dan film besutannya pasti meraih hasil maksimal. Sama seperti film terbarunya, AIR TERJUN PENGANTIN, yang berhasil menembus angka 500.000 penonton sejak peluncurannya di bioskop pada awal Desember lalu."Ya, syukurlah kerja keras ini bisa membuahkan hasil. Apalagi persaingan film di Indonesia makin ketat. Saya malah baru tahu kalau sudah nembus 500 ribu. Ya semoga seperti film saya yang lain, bisa nembus satu juta penonton," katanya di XXI Bandung Supermal, Minggu (13/12).Namun Rizal sempat menampik jika kesuksesan yang diraih adalah hanya berkat penampilan Tamara Bleszynski yang berani tampil super seksi. Ia menegaskan, semua ini adalah berkat kerja semua tim. "Walaupun Tamara memang luar biasa, tapi ditambah kekuatan tim, film ini makin menarik. Jadi ini kesuksesan milik bersama," ujarnya.Lihat Koleksi Foto Seksi Lainnya:

Film-film Rizal yang berhasil sukses di antaranya KUNTILANAK dan JELANGKUNG. Dua film itu mampu menembus angka satu juta penonton. Ia pun berharap bisa mengulang lagi kesuksesan yang pernah didapat. Tapi, sebagai sutradara, bukan itu satu-satunya faktor yang ingin diraih Rizal."Semoga kali ini juga bisa (sukses), walaupun saya sebenarnya sebagai sutradara hanya memikirkan bagaimana membuat karya yang baik agar penonton disuguhi tontonan memikat. Makanya saya selalu mencoba inovasi baru dalam film, misalnya ATP ini juga horor suspend yang baru di Indonesia," terangnya.Dan untuk ke depan, Rizal sudah punya rencana menarik yang akan diaplikasikannya lewat bakat yang ada. Ia tetap berada di jalur horor, tapi dengan sesuatu yang berbeda. "Aku pengen sesuatu yang baru, misalnya film zombie ala Indonesia," pungkasnya.    

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/wwn/boo)

Rekomendasi
Trending