Falcon Bantah Norman Mundur Karena Kontrak
Pihak Falcon - Farhat Abbas
Kapanlagi.com - Pihak PT. Falcon, selaku management dan label rekaman membantah dan menegaskan bahwa kemunduran Norman Kamaru sebagai anggota Brimob, bukan karena kontrak yang ditawarkan. Keputusan tersebut murni sebagai sikap pribadi seorang Norman Kamaru.Andri W Kusuma SH. MM, selaku pengacara PT. Falcon mengungkapkan bahwa kontrak untuk satu album Norman senilai lebih dari Rp1 milyar. Jika digabungkan dengan rencana pembuatan film dan RBT-nya akan lebih dari Rp2 M. Diduga 'uang' yang membuat Norman bertekuk lutut."Pada kontrak kami, kami melihat Norman datang pada kami agar bisa memberdayakan. Karena kontrak itu mengundurkan diri itu tidak benar. Mengundurkan diri atas keinginan pribadinya. Di kontrak itu tidak menuntut dia untuk keluar," ungkap Andri, Senin (19/9/2011) di Kantor Falcon, Duren Tiga, Jakarta Selatan."Kegiatan Briptu Norman harus seizin dan sejalan dengan atasan beliau. Kami berusaha untuk tidak menyalahkan aturan. Mungkin karena ada hambatan, dia bisa menilai mana yang baik dari dia," sambungnya.Falcon sendiri sejak awal telah mengeluarkan biaya banyak untuk bisa mengorbitkan Norman, bahkan berbuntut perseteruan dengan Farhat Abbas yang juga bermaksud sama. Saat itu pula antara Falcon dan Farhat menyepakati perdamaian dan menyerahkan pengurusan Norman pada pihak Falcon.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/gum/dar)
Advertisement
