Ijab Kabul Pengantin Keraton Berlangsung Khidmat
Kapanlagi.com - Ijab kabul putri ketiga Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurkamnari Dewi yang saat ini bergelar Gusti Kangjeng Ratu (GKR) Maduretno dengan Yun Prasetyo, SE, MBA, bergelar Kangjeng Pengeran Harya (KPH) Purbodiningrat, berjalan khidmat. Sesuai adat Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menikahkan sendiri putrinya tersebut. Ijab kabul dilaksanakan di kagungan dalem Masjid Panepen, tepat pada jam 06.30 Jumat (9/5) pagi tadi, dan hanya disaksikan kerabat dekat dan para sentana dalem. Suasana masjid di dalam kompleks keraton yang hening dan berukuran tak terlalu luas, menambah kehidmatan prosesi tersebut.Pada kesempatan tersebut Sultan mengenakan busana biru muda terang dengan kombinasi motif bunga berwarna biru lebih gelap. Sementara mempelai pria mengenakan atela putih dan abdi dalem pengulu berikut petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kraton mengenakan busana didominasi warna putih. Semua itu menambah suasana khidmat.Prosesi ijab kabul oleh Sri Sultan terhadap KPH Purbodiningrat tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Kepada mempelai wanita KPH Purbodiningrat mempersembahkan mas kawin berupa Al Quran, seperangkat alat shalat, dan sejumlah perhiasan.Usai ijab kabul, prosesi pernikahan dilanjutkan dengan upacara panggih atau bertemunya mempelai putera dengan mempelai puteri, di Bangsal Kencana. Pada upacara itu, dilangsungkan pula pondhongan yang dilakukan secara simbolis.Tak seperti yang dijadwalkan, Presiden SBY ternyata batal menghadiri acara pernikahan tersebut. Pada waktu yang bersamaan, Presiden SBY harus menerima tamu negara Bill Gates dari Amerika Serikat.Kehadirannya digantikan Wapres Jusuf Kalla, yang menurut rencana sebelumnya akan hadir pada malam resepsi. Tampak hadir pula di antara 1.500 tamu undangan lain, mantan Presiden BJ Habibie dan Raja-Raja Nusantara.Kendati begitu, ketidakhadiran Presiden SBY tidak mengurangi kemegahan prosesi pernikahan secara keseluruhan. Kedua mempelai dengan busana paes ageng basahan pun tampak anggun duduk di pelaminan, di Bangsal Prabayeksa.Kedua orang tua yang mengapit di kanan kiri, Sri Sultan HB X dan permaisuri GKR Hemas serta Hj Handayati Djuwanto dan kakak mempelai pria R Didik Nugrahanto, pun tampak begitu bahagia sejauh ini rangkaian upacara pernikahan berjalan lancar.Malam hari nanti, prosesi pernikahan dilanjutkan dengan resepsi yang akan dihadiri mantan Presiden Megawati Soekarnoputri. Tak ketinggalan sekitar 3.500 tamu undangan juga hadir pada malam resepsi itu. Selain hidangan aneka rasa, para tamu juga disuguhi beksan Bedhaya Manten karya Sri Sultan HB IX serta beksan Lawung karya Sri Sultan HB I.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/gand/ng/)
Advertisement
