Kak Seto: Orang Tua Lupa Kalau Anak Sudah Dewasa

Kak Seto: Orang Tua Lupa Kalau Anak Sudah Dewasa Seto Mulyadi

Kapanlagi.com - Pemerhati persoalan anak, Seto Mulyadi melihat banyaknya perseteruan para artis dengan orang tuanya juga dipengaruhi oleh sikap orang tua yang tidak sadar kalau anaknya sudah mulai dewasa dan memiliki hak menentukan pilihan."Kadang-kadang banyak orang tua nggak sadar (lupa, red), anak-anak mudah berkembang, mudah berubah, anak-anak nggak bisa harus melulu nurut, orang tua harus bisa mengerti psikologi anaknya," ungkap Seto Mulyadi di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (8/10).Pernyataan Kak Seto ini terkait kasus perseteruan antara artis Pinkan Maboo dan Qory Sandioriva dengan orang tua mereka. Terlepas dari persoalan yang kemudian berkembang di media, anak harus mendapatkan kebebasan, apalagi usianya yang sudah dewasa."Anak-anak harus diberikan kebebasan untuk memilih temannya, untuk memilih pasangannya," sambung pria yang akrab dipanggil Kak Seto itu.Di sisi lain Seto yang kerap menfasilitasi perseteruan ibu dan anak itu meminta orang tua untuk memahami masa transisi anak-anak yang masih labil dalam membuat keputusan. Seorang anak harus diperankan dalam setiap mengambil keputusan.Anak tidak bisa ditekan, namun tidak bisa juga diberi kebebasan yang sebebas-bebasnya, kecuali kalau sudah dewasa. Orang tua hanya punya kewajiban mengarahkan. "Anak-anak masih masa transisi, masih kaya topan dan badai (labil) jadi nggak bisa diperlakukan dengan tekanan dan kekerasan. Orang tua harus menjadikan anak sebagai sahabat. Orang tua juga harus bisa membangun komunikasi yang efektif, mendengarkan suara hati mereka, kegundahan mereka," terangnya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/dar)

Rekomendasi
Trending