Kesulitan Lokasi, Ifa Isfansyah Gunakan Kuburan

Kapanlagi.com - Sutradara film GARUDA DI DADAKU, Ifa Isfansyah ingin menyajikan sebuah film yang dapat dinikmati oleh semua anggota keluarga. Karena berkonsep film hiburan keluarga, pemutarannya pun disesuaikan dengan liburan sekolah.Namun terpenting, film yang akan ditayangkan di seluruh Indonesia mulai 18 Juni 2009 itu akan memberi inspirasi bagi para penikmatnya. "Bukan sekedar untuk ditonton tapi juga menginspirasi," kata Ifa Isfansyah saat ditemui di sela acara nonton bareng dengan anak asuh dari beberapa panti asuhan dan Rumah Singgah di Jakarta, Selasa (16/6).Soal inspirasi pun, Ifa menyerahkan sepenuhnya kepada para penonton untuk mengambil hikmah terbaik secara personal. Tidak ada yang berhak dan bisa mendikte sebuah inspirasi. "Karena mulai dari anak-anak hingga dewasa ada pesan yang bisa diambil di film ini," tegas sutradara muda asal Yogyakarta itu.Film dengan tema sepak bola itu mengambil lokasi syuting di Jakarta dan memakan waktu sekitar satu bulan. Dalam proses syutingnya, Ifa mengaku kesulitan menemukan tempat terbuka sebagai lokasi syuting, karena padatnya kehidupan di Jakarta. Namun sekaligus, kesulitan itu memunculkan ide cerita untuk memanfaatkan kuburan sebagai tempat latihan sepak bola bagi tokoh Bayu (Emir Mahira)."Jadi ide menggunakan kuburan itu datang dari sulitnya kami mendapatkan lokasi syuting. Ini sekaligus kritik untuk pemerintah, bagaimana kita bisa punya pemain bola yang bagus jika tempat latihan bola saja tidak ada," terangnya. Film GARUDA DI DADAKU menampilkan pemeran utama seorang pendatang baru, Emir Mahira sebagai Bayu. Didukung pula sejumlah pemain yang selama ini menghiasi dunia perfilman Indonesia di antaranya aktor Ramzi dan Maudy Koesnadi.    

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/uji/dar)

Rekomendasi
Trending