Kisah Mengharukan Hanum Rais, Sempat Depresi Karena Tak Bisa Hamil
Rangga, Sarahza dan Hanum Rais / Credit: Instagram - hanumrais
Kapanlagi.com - Nama Hanum Salsabiel Rais atau Hanum Rais sedang ramai jadi perbincangan publik saat ini. Seperti diketahui, putri dari Amien Rais itu sempat bikin heboh dunia maya saat ikut meramaikan dan terjebak dalam 'drama' kebohongan Ratna Sarumpaet. Kala itu Hanum bahkan dengan berani menyebut Ratna sebagai sosokĀ Cut Nyak Dien masa kini.
Anyway berkat masalah itu, Hanum jadi bulan-bulanan warganet. Bahkan, salah satu karya novelnya,Ā HANUM DAN RANGGA yang baru saja ditayangkan di layar lebar juga ikutan kena imbasnya. Kritikan negatif tak habis-habisnya datang.
Mari kita sejenak kesampingkan insiden-insiden negatif tersebut dan mengintip lebih jauh ke belakang mengenai kisah hidup seorang Hanum Rais. Sejatinya, wanita berusia 36 tahun ini punya cerita yang cukup mengharukan, romantis dan juga inspiratif loh.
Advertisement
1. I Am Sarahza
Sejauh ini sudah ada 6 buku yang ditulis oleh Hanum, di mana yang paling baru bertajuk I Am Sarahza yang diambil dari nama anak pertamanya. Buku ini sangat spesial dan emosional, bercerita tentang penantian Hanum dan suaminya, Rangga Almahendra akan kehadiran sang buah hati selama sebelas tahun lamanya.
Hanum sempat ikut sang suami yang sedang menyelesaikan pendidikan S3 di Wina, Austria. Pada saat itu, Hanum menjalankan program kehamilan dengan memanfaatkan uang beasiswa Rangga. Nahas, usaha wanita yang juga pernah berprofesi sebagai seorang presenter itu gagal. 3 kali inseminasi yang dilakukannya juga tak membuahkan hasil.
Pasca kegagalan tersebut, Hanum sempat dilanda kesedihan yang mendalam. Belum lagi fakta bahwa dirinya jauh dari orangtua dan para saudara di negeri orang. Beruntung Ia punya Rangga yang sangat pengertian.
Rangga lalu mengajak Hanum ke sebuah perpustakaan dan memintanya untuk mulai menulis dengan harapan bisa mengalihkan kesedihannya dengan hal lain. Sejak saat itu, Hanum mulai rajin menuliskan kisah hidupnya. Dari situ lahir 5 judul Menapak Jejak Amien Rais (2010), 99 Cahaya di Langit Eropa (2011), Berjalan di Atas Cahaya (2013), Bulan Terbelah di Langit Amerika (2014) dan Faith and The City (2015).
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
2. Sempat Depresi
Buku-buku yang ditulis Hanum mendapatkan reaksi yang sangat positif dari para pecinta buku. Uang penghasilan yang masuk pun akhirnya dipakai untuk menjalani program bayi tabung yang memakan banyak biaya.
Di usia pernikahan yang memasuki tahun ke-9, akhirnya ada kabar baik jika Hanum tengah mengandung anak pertamanya. Namun lagi-lagi wanita berhijab ini harus bersabar lebih lama, karena dokter menyatakan bawa janin yang dikandung Hanum berada di luar rahim dan harus diangkat pada usia kandung tujuh minggu.
Percobaan program kehamilan, inseminasi dan program tabung yang berkali-kali gagal membuat Hanum merasa sangat down dan depresi. Belum lagi ada 'teror' pertanyaan seperti: 'Kapan punya anak?' yang berdatangan dari keluarga maupun orang-orang terdekat. Ia bahkan sempat menghindari acara-acara pertemuan keluarga karena saking takutnya akan pembahasan tersebut.
Di saat kegelapan menyelimuti, Hanum akhirnya memilih untuk shut down dari dunia luar, pun media sosial. Kala itu Ia memilih untuk menenangkan diri di rumah dan mendekatkan diri pada Allah dengan cara salat, dzikir, ngaji dan menonton acara-acara siraman rohani di TV.
3. Penantian Terbayar
Tiga bulan berselang, Hanum akhirnya menemukan jalan hidupnya kembali, tepatnya setelah bertemu dengan seorang psikiater. Semangat hidupnya bangkit dan Ia jadi lebih mudah pasrah dan ikhlas. Dan di usia pernikahan 11 tahun, penantian Hanum akhirnya terbayar juga. Total setelah 5 inseminasi, 20 terapi herbal dan 6 kali bayi tabung, Hanum dikaruniai seorang putri cantik bernama Sarahza Reashira, lahir pada Desember 2016.
Selama masa-masa sulit, Rangga selalu ada di sisi Hanum. Pun begitu dengan kedua orangtuanya yang tak pernah berhenti memberikan suntikan semangat hingga akhirnya Ia bisa bangkit dari keterpurukan. Dalam sebuah program talk show di sebuah stasiun televisi, Hanum bahkan sempat berurai air mata saat menceritakan tentang dukungan keluarganya tersebut.
I am Sarahza bukan cuma tentang cerita Hanum dan Rangga melewati masa-masa panjang dalam menanti kehadiran sang buah hati. Buku ini juga dipersembahkan Hanum bagi para pejuang kehidupan yang ia artikan sebagai Sarahza agar lebih yakin dengan doa dan usaha yang dilalui.
Source: Liputan6.com/Henry
(Di usia pernikahan 29 tahun, Atalia Praratya gugat cerai Ridwan Kamil.)
(kpl/lip/gtr)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
