Martin Scorsese Raih Penghargaan Untuk Karya Non Fiksinya

Kapanlagi.com - Sutradara Martin Scorsese yang dikenal untuk karya dramanya antara lain RAGING BULL, TAXI DRIVER dan GOODFELLAS akan mendapatkan penghargaanya atas karya non fiksinya bulan depan, seperti yang diungkapkan para panitia dari Festival Fim Dokumenter Silverdocs, Sabtu (20/05).

Karya Dokumenter Scorsese termasuk film konser Rock-Klasik THE LAST WALTZ sebanyak 7 bagian film tentang sejarah musik, THE BLUES dan BOB DYLAN: NO DIRECTION HOME.

"Karya-karya Scorsese tersebut sejalan dan maju bersama dengan karya-karya fiksi yang menampilkan akar dan tradisi Amerika," kata sutradara Patricia Finneran.

"Film-film dokumenter tersebut tidak hanya menuangkan cerita kepada bangsa Amerika , tetapi juga menceritakannya secara artistik," kata Finneran.

"Menurut pandangan saya cerita-ceritanya membantu kita untuk mengerti, mengenal para artis musik, memahami budaya musik kita ," kata Finnerman lagi pada pers.

Scorsese dan sutradara Jim Jarmusch akan membahas karya-karya dokumenternya serta memberikan garis besar kompilasi penayangannya diikuti dengan penayangan THE LAST WALTZ yang mengambil pagelaran konser perpisahan tahun 1976 dengan grup band pemusik pengiring Dylan.

The Silverdoc Festival diselenggarakan di wilayah pinggiran Washington, Silver Spring, Maryland, tahun ini merupakan festival ke empat kalinya dan jumlah dokumenter yang diikut sertakan semakin banyak menunjukkan minat masyarakat yang meningkat pesat.

Di sponsori oleh Lembaga Film Amerika dan stasiun televisi mengenai Lingkungan dan Budaya, Discovery Channel.

Festival tahun ini akan berlangsung mulai tanggal 13 hingga 18 Juni dengan 100 film yang disertakan termasuk 25 dokumenter internasional maupun karya-karya kebanggaaan Amerika .

Termasuk didalamnya ADDICTED TO OIL oleh wartawan The New York Times, Thomas Friedman, THE BREAST CANCER DIARIES, dimana seorang wartawan televisi menceritakan penyakitnya, dan THE RAILROAD ALL STARS, mengenai kelompi pekerja seks komersial asal guatemala yang mendirikan kesebelasan sepak bola untuk membangkitkan kesadaran semua orang akan kesulitan kehidupan yang mereka lalui.

Karya-karya besar lainnya termasuk PUNKS NOT DEAD, yang menjelajahi gerakan punk-rock dan kelompok seperti Green Day yang berhasil lolos dari tekanan komersial dan THE BLOOD OF THE YINGZHOU DISTRICT, mengenai anak yatim piatu penderita AIDS di Cina.

Diantara sekian jumlah acara di festival film Silverdoc juga akan dilakukan diskusi dengan para sutradara film, pejabat pemerintah, serta pembicara utama mengenai kehidupan masa depan yang akan digelar oleh mantan wakil presiden Al Gore dengan film dokumenter mengenai lingkungan, AN INCONVINIENT TRUTH, yang akan mulai diputar pekan depan.

Festival Film Silverdoc melakukan seleksi atas hampir 1.700 film dokumenter untuk tahun ini dan diperkirakan akan dibanjiri pengunjung sebanyak 20 ribu orang.

Perkembangan festival ini disebabkan besarnya minat dan perhatian masyarakat untuk karya-karya dokumenter yang dimulai oleh suksesnya FAHRENHEIT 9/11, MARCH OF THE PENGUINS, dan GRIZZLY MAN, yang diperlihatkan pada festival tahun lalu.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/rit)

Rekomendasi
Trending