OC Kaligis: Kita Nggak Usah Munafik

OC Kaligis: Kita Nggak Usah Munafik OC Kaligis

Kapanlagi.com - OC Kaligis selaku pengacara Ariel dan Luna Maya berpendapat bahwa para pelaku video porno tidak bisa dihukum karena tidak ditemukan unsur penyebarluasan. Baginya pelaku penyebarluasan yang harus ditindak tegas.

"Kalau pendapat saya, menurut undang-undang kalau saban hari nggak disebarluaskan ke depan umum kan nggak ada kejadian. Kita nggak usah munafik, pergi saja selidiki ke motel-motel pasti banyak yang berbuat mesum. Begitu disebarluaskan maka dibentuk undang-undang apa yang privasi atau publik," terang OC Kaligis, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/06/2010)

ā€œKalau pendapat saya, menurut undang-undang kalau saban hari nggak disebarluaskan ke depan umum kan nggak ada kejadian. Kita nggak usah munafik, pergi saja selidiki ke motel-motel pasti banyak yang berbuat mesum. Begitu disebarluaskan maka dibentuk undang-undang apa yang privasi atau publikā€ž
OC Kaligis

Para pelaku video porno, ditegaskan, tidak patut dipidanakan jika memang tidak disebarluaskan. Bahkan ayah pesinetron Velove Vexia membuat contoh untuk mempermudah pemahaman. Contoh yang digunakan pun nama Roy, seperti menuju pada pakar telematika Roy Suryo.
Lihat kumpulan berita mengenai:
Video Porno | Video Porno Hollywood

"Kalau yang nggak mau disebarluaskan iya (tidak dihukum, red). Tapi ada unsur-unsurnya, misalnya nih, saya punya pacar gandengan tangan, saya punya video begitu dan disebarluaskan karena kemajuan teknologi misalnya ada tukang listrik atau lampu dia masang alat perekam di suatu tempatlah. Terus kebetulan Roy yang main sama bininya, terus disebarluaskan itu sudah masuk (pidana) lah kira-kira. Itu bisa disebut pelaku. Orang nggak pernah tahu kalau nggak disebarluaskan," ungkap pria yang kini mencalonkan sebagai Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

Soal mengapa tidak melaporkan balik, karena kedua kliennya merasa menjadi korban dalam kasus ini, OC Kaligis justru menyampaikan banyak hal yang tidak diketahui para wartawan. Karena di dalam ruang penyidikan tidak banyak orang mengerti yang sesungguhnya.

"Kan kalian nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi di dalam. Ngapain saya tanggapi entar malah buat polemik hal-hal yang nggak berkaitan. Sebenarnya masyarakat dan wartawan itu ada batasannya. Kalau kita mau ngomong no comment sebenarnya hak dan kewajiban itu ada. Saya bilang sampai matipun no comment," terangnya.

Sementara soal laporan Farhat Abbas belakangan, OC Kaligis menolak berkomentar. Pihaknya hanya melihat 'inkonsistensi' dalam profesi yang digelutinya bersama Farhat sebagai pengacara.

"Itulah saya bilang, kita ini pengacara. Punya dosa besar. Ketika dia membela klien, dia bilang asas praduga tak bersalah, ketika bukan kliennya langsung dilaporkan macam-macam. Saya tidak ada tanggapan. Saya hanya membuat polemik yang tidak ada hubungannya sebagai pengacara Ariel dan Luna Maya," pungkasnya.Ā Ā 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/dar)

Rekomendasi
Trending