Pom Poko
Animation Comedy Drama

Pom Poko

1995 119 menit PG
7.9/10
Rating 7.2/10
Sutradara
Isao Takahata
Penulis Skenario
Isao Takahata
Studio
Pompoko Production Committee Hakuhodo Nippon Television Network (NTV)

Makoto Nonomura, Yuriko Ishida, dan deretan pengisi suara senior Jepang membuka kisah POM POKO, film animasi Studio Ghibli yang mengajak kita menyelami perjuangan para tanuki mempertahankan rumah mereka. KLovers, cerita ini bermula di Jepang akhir 1960-an ketika proyek pembangunan kawasan pinggiran kota bernama New Tama mulai menggerus perbukitan Tama di sekitar Tokyo. Hutan yang selama ini menjadi habitat para tanuki perlahan terpotong dan terpecah, membuat kehidupan mereka terancam.

Memasuki awal 1990-an di era Heisei, kondisi makin genting. Ruang hidup menyusut dan makanan semakin langka, hingga para tanuki sempat saling bertikai. Atas dorongan Oroku, sang tetua bijak, mereka akhirnya bersatu untuk melawan pembangunan.

Perlawanan ini dipimpin oleh tokoh-tokoh berbeda karakter, seperti Gonta yang agresif, Seizaemon sang guru tua, Oroku yang penuh kebijaksanaan, serta Shoukichi yang muda dan penuh akal. Mereka kembali mempelajari kemampuan ilusi yang sempat terlupakan dan menggunakannya untuk mengacaukan proyek manusia.

Berbagai aksi pengalihan dilakukan, mulai dari sabotase hingga menakuti para pekerja konstruksi. Namun upaya itu tak menghentikan pembangunan karena pekerja baru terus berdatangan. Dalam keputusasaan, para tanuki meminta bantuan tetua legendaris dari daerah lain.

Bantuan datang dari Shikoku, tempat tanuki masih dihormati. Bersama para tetua, mereka menggelar parade arwah raksasa untuk mengingatkan manusia pada dunia gaib. Sayangnya, usaha besar ini justru dianggap sebagai atraksi hiburan oleh manusia dan gagal menghentikan proyek.

KLovers, kegagalan itu membuat persatuan tanuki runtuh. Mereka terpecah ke berbagai jalan. Ada yang memilih perlawanan keras hingga akhirnya musnah, ada yang mencoba menarik simpati lewat media, ada pula yang menyerah dan mencari jalan hidup baru di dunia manusia.

Dalam satu aksi terakhir, para tanuki menciptakan ilusi besar yang mengembalikan kota ke wujud alaminya, sekadar mengingatkan apa yang telah hilang. Setelah itu, sebagian tanuki membaur sebagai manusia, sementara yang lain bertahan seadanya di taman kecil atau pergi ke pedesaan.

Di akhir cerita, Shoukichi yang telah hidup sebagai manusia menemukan kembali kawan-kawannya. Pesan pun disampaikan langsung kepada kita sebagai penonton, agar manusia lebih peduli pada makhluk lain dan tidak merusak ruang hidup mereka.

Shinchu00f4 Kokontei Narrator
Makoto Nonomura Shu00f4kichi
Yuriko Ishida Okiyo
Norihei Miki Seizaemon
Nijiko Kiyokawa Fireball Oroku
Shigeru Izumiya Gonta
Gannosuke Ashiya Inugami Gyobu
Takehiro Murata Bunta
Beichu00f4 Katsura Kinchu00f4 Daimyu00f4jin the Sixth
Bunshi Katsura VI Yashimano Hage