Pluralisme Gus Dur Dalam Pandangan Miing Bagito
Miing Bagito
Kapanlagi.com - Sebagian besar masyarakat menilai KH. Abdurrahman Wahid atau Gus DurĀ layak mendapatkan gelar pahlawan nasional atas dedikasinya dalam memperjuangkan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Penilaian yang sama juga disampaikan oleh komedian yang juga anggota DPR RI Miing BagitoĀ kepada mantan Presiden RI keempat itu.
"Bagi saya tokoh-tokoh yang kiprahnya betul-betul sudah memperjuangkan hal-hal tertentu seperti Gus DurĀ yang memerdekakan belenggu-belenggu pemikiran kerdil, memperjuangkan ke-Bhinekaan, pluralisasi dan demokrasi itu layak mendapat gelar pahlawan nasional," ungkap MiingĀ yang mengaku terinspirasi dengan kalimat Gus Dur, 'Gitu Aja Kok Repot' saat ditemui di Gedung DPR/ MPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/1).
Pengertian pahlawan menurut MiingĀ juga bukan lagi mengangkat senjata di medan pertempuran seperti di masa penjajah, namun mengisi kemerdekaan seperti yang dilakukan oleh Gus DurĀ merupakan tindakan kepahlawanan yang patut ditiru.
Advertisement
"Dalam pengertian pahlawan kan dipersepsikan seseorang yang berdarah-darah dan memikul senjata, bukan hanya itu, tapi bagaimana orang yang mempersatukan bangsa," tegas kakak kandung Didin BagitoĀ itu.
MiingĀ yang juga dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai Bupati pandeglang, Banten itu, menunjukkan nilai pluralisme yang dibawa oleh Gus Dur. Secara sederhana, pria yang pernah dituntut pengikut Gus DurĀ karena menirukan adegan meraba-raba dalam lawakannya itu menunjukkan contoh sederhana.
"Kalau mau bukti, mana ada tahlilan orang Islam dihadiri oleh orang-orang dari agama lain, dan itu ada di Gus Dur," ungkapnya sambil tertawa.Ā Ā Ā Ā Ā Ā
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
Berita Foto
(kpl/hen/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
-
Teen - Lifestyle Gadget Smartwatch Kece Buat Gen Z yang Stylish, Fungsional, dan Nggak Bikin Kantong Kaget
