Peggy Melati Sukma Ikuti Upacara Pengibaran Bendera
Kapanlagi.com - Banyak cara yang dilakukan warga negara Indonesia untuk merayakan kemerdekaan RI yang ke 63. Hari Minggu (17-08-08) digelar upacara pengibaran bendera untuk memperingati kemerdekaan negeri tercinta ini di seluruh penjuru Indonesia. Peggy Melati Sukma dan suaminya Wisnu Tjandra juga tak ketinggalan mengikuti upacara bendera yang diselenggarakan keluarga besar Artha Graha di pelataran parkir Hotel Borobudur, Jakarta."Upacara bendera sudah menjadi tradisi yang tidak bisa ditinggalkan oleh keluarga besar Artha Graha. Dan sifatnya tidak hanya simbolis tetapi mempunyai makna yang mendalam, yaitu selalu menjadi penyemangat dan memberikan kontribusi yang bermanfaat, ungkap Peggy yang ditanya soal upacara pengibaran bendera yang diikutinya. Yang ditimpali Wisnu, "Kalau dilihat dari temanya, memang setiap tahun kita selalu berubah-ubah. Khususnya tahun ini yang ditekankan adalah kepedulian kita terhadap pangan dan energi karena ancaman global untuk masalah pangan masih ada."Soal maraknya perayaan 17-an yang menurut Peggy menunjukkan kentalnya kecintaan bangsa ini, "Sering kali ketika merayakan 17 Agustus serentak dari sisi itu saya melihatnya kekentalan cinta bangsa ini terhadap negara Indonesia tidak pernah hilang, hanya pengimplementasikannya beda-beda. Ada yang mengadakan lomba dengan berbagai kegiatan. Satu hal yang selalu saya tekankan bahwa merah putih adalah di atas segala-galanya. Begitu kita memberikan penghormatan kepada bendera merah putih di situ kita tahu bahwa banyak darah dan air mata dari pendahulu kita yang harus teruskan."Masih menurut Peggy bangsa ini akan jadi bangsa yang besar jika kita semua mau menjunjung tinggi sejarah, "Bangsa yang besar itu, bangsa yang masih mengingat sejarah karena dari situ kita bisa melihat perjuangan para pahlawan, yang membuat negara kita seperti ini, yang bisa kita nikmati sekarang." Menurut Peggy, upacara pengibaran bendera ini dapat juga dikatakan sebagai wujud penghormatan bangsa ini pada sang saka merah putih. "Tidak tertuang hanya dengan menghormati bendera merah putih atau berpakaian baju merah putih saja. Tapi bagaimana kita mengimplementasikannya, seperti wartawan menggunakan kamera dan penanya untuk disampaikan pada masyarakat. Terus begitu dengan saya di bidang sosial memperjuangkan hak-hak orang, itupun termasuk juga pahlawan. Jadi nasionalisme itu bisa kita lakukan sesuai dengan porsinya."
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(kpl/hen/erl)
Advertisement
