Pembatasan Musik di Malaysia Tak Bikin Ebiet Risau

Kapanlagi.com - Kabar pembatasan pemutaran lagu-lagu yang dimainkan musisi Indonesia di radio Malaysia tidak berpengaruh dengan musisi itu sendiri. Pasalnya, mereka bermain di Malaysia hanya sekedar sampingan, bukan untuk mencari nafkah. Demikian dikatakan Ebiet G Ade di sela peluncuran album terbarunya, MASIH ADA WAKTU, di Teebox. "Saya pikir, penyanyi kita tidak dirugikan dengan adanya pembatasan itu, sebab selama ini mereka ke sana juga hanya sebagai sambilan. Walaupun di situ, berapa sih omzetnya? Sangat kecil dibanding dengan pangsa pasar di negeri sendiri," jelasnya.Diakui perkembangan musik Indonesia lebih maju daripada negeri jiran sehingga sangat mungkin mereka merasa terjajah dengan banyaknya masyarakat setempat yang menyukai musisi Indonesia."Bisa saja seperti itu, soalnya kita juga pernah mengalami hal yang sama seperti kedatangan Sheila Majid, Siti Nurhaliza, dan artis-artis Malaysia yang lain. Ya, walau sebetulnya konteks musik itu bebas dan dapat dinikmati siapa saja, namun kenyataannya mereka merasa terampas," lanjut Ebiet.Bahkan, sambung Ebiet, jika pembatasan memang jadi dilakukan, maka hal tersebut tidak efektif sebab siapapun tidak dapat membatasi keinginan masyarakat pecinta musik."Ya, kecuali kalau ada sanksi hukum tentang itu," tandasnya. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/dis/npy)

Rekomendasi
Trending