Rachel Maryam Ingin Asah Ketrampilan ke Luar Negeri

Kapanlagi.com - Sejak datang ke Indonesia pada akhir Desember 2003 lalu, Rachel sudah kebanjiran tawaran. Mulai dari film, sinetron, hingga teater. Tapi, mengapa tawaran teater yang dipilih?

Seni peran itu bagi saya adalah sebuah media ekspresi, entah itu kamera, film, video, ataupun panggung. Sama saja. Tapi, tentunya kita juga memilah-milah. Saya juga punya keterbatasan. Takutnya kalau saya ambil semua, nantinya malah terbengkalai. Mending saya menerima satu dan konsentrasi di situ. Kebetulan, begitu mendarat orang pertama yang mengajak membuat karya lagi adalah pihak EKI," terang Rachel panjang lebar.

Kalaupun tidak menjadi pemeran utama pun, Rachel tidak berkeberatan. Yang ia lihat adalh kualitas ceritanya "Apakah ada edukasinya atau tidak. Mengada-ada apa tidak. Aku paling bete lihat sinetron yang jual mimpi," ujarnya. Sebaliknya, apabila dia merasa belum mampu meng-handle sebuah peran, Rachel tidak akan menerimanya. "Aku nggak mau memaksakan diri. Takutnya, nanti malah merusak karya orang lain," tambahnya.

Setelah Lovers and Liars, Rachel sudah menyiapkan segudang rencana. Salah satunya, adalah untuk pergi belajar ke luar negeri lagi. "Saya ingin setiap tahunnya pergi ke suatu tempat, dan belajar teater di tempat itu. Tahun kemarin ke Jerman, nggak tahu deh tahun ini mau kemana lagi," ujarnya.

Rachel ingin melihat apresiasi teater dari semua tempat. Menurutnya, kesenian lahir dari kebudayaan. Karena itu, cara berekspresi beda setiap tempat berbeda. Dia kemudian membandingkan antara teater di Jerman dan di Indonesia.

"Di Jogja, untuk melakukan latihan vokal, orang akan berteriak melawan angin di pantai. Sementara di Jerman latihannya lebih sistematis. Selain itu di Jerman, saat pentas dan latihan dialognya harus persis sama. Tidak ada ruang untuk berimprovisasi. Sementara di sini kita lebih bebas berekspresi. Hal-hal seperti itulah yang membuatku tertarik untuk mempelajari akting dan teater dari berbagai negara," ujarnya. Saat ini pun, Rachel sedang mencari beasiswa di Academy Dramatic Art of New York, di Amerika. "Tapi sampai saat ini belum ada jawaban. Semoga saja keterima ya," ujarnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(jp/erl)

Rekomendasi
Trending