Rachel Maryam: Pencontrengan Menyulitkan Masyarakat

Kapanlagi.com - Menjelang Pemilu legislatif 9 April mendatang, artis yang juga calon legislatif (Caleg) Rachel Maryam disibukkan dengan kampanye dan sosialisasi, demi mendapatkan simpati dari daerah pemilihannya.

Bagi perempuan pemilik nama Rachel Maryam Sayidina yang maju sebagai Caleg dari partai Gerindra itu, komponen masyarakat harus banyak belajar dengan tata cara Pemilu yang baru. Menurut Caleg dengan daerah pemilihan Jawa Barat itu, masyarakat secara luas dipaksa belajar aturan baru, yang menurutnya mengandung unsur-unsur kepentingan dari pihak tertentu.

"Namanya kita baru belajar demokrasi, semuanya masih dalam proses pembelajaran. Karena memang, semuanya ini ada kepentingan politik di dalamnya. Sehingga aturannya selalu berubah," tegasnya saat ditemui di panggung kampanye di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3).

Namun karena keputusan secara formal sesuai undang-undang, masyarakat harus melalui tata cara yang sekarang ini diterapkan, salah satunya pemilihan dengan mencontreng.

"Karena keputusannya sudah bulat dengan tata cara pencontrengan ini, walaupun masyarakat masih bingung dengan jumlah kertas suara yang banyak, jenis partai yang banyak, dan jumlah caleg yang banyak. Itu tugas kita sebagai Caleg untuk menjelaskan pada masyarakat yang belum mengerti," terangnya.

Dengan proses yang sekarang ini diterapkan, menurut Rachel, masyarakat pinggiran dan pedesaan dibuat bingung. Meski disadari, hal itu menjadi tugas Komisi Pemilihan Umum (KPU), Partai Politik dan para Caleg untuk mensosialisasikan.

"Ya mungkin kalau aku nggak bingung, yang bingung itu masyarakat di desa-desa, dulu kan caranya pencoblosan bukan dengan pencontrengan, karena keputusannya sudah seperti itu, ya kita ikuti. Dan kita harus bersiap-siap sebagai caleg untuk bersosialisasi," tegasnya. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/hen/dar)

Rekomendasi
Trending