Rano Karno Akan Filmkan Sosok Ir. Soekarno

Rano Karno Akan Filmkan Sosok Ir. Soekarno Rano Karno Foto: Budi Juwono

Kapanlagi.com - Pledoi bertajuk Indonesia Menggugat dari Ir. Soekarno yang menjalani pesakitan di Pengadilan Bandung pada 29 Desember 1929, menjadi inspirasi bagi aktor Rano Karno untuk memfilmkan sepenggal dari kisah Bung Karno tersebut. Menurut Rano, dalam pledoi tersebut Soekarno bisa meramalkan akan terjadi Perang Pasifik. Agar tidak terkesan terlalu monoton, Rano akan menggabungkan cerita tersebut dengan kisah cinta Bung Karno dengan Ibu Inggit Garnasih. "Indonesia menggugat itu adalah ungkapan pledoi dari Soekarno. Ya, waktu itu beliau disidang, pada waktu itu memang sidangnya untuk menjatuhkan beliau. Setelah saya baca Indonesia Menggugat, saya kaget karena kalau difilmkan orang gak banyak tahu. Banyak tahu mungkin generasi tua saja, anak muda gak banyak tahu. Dari ceritanya, Bung Karno itu tidak pernah kuliah di luar negeri tapi dia bisa menguasai 8 bahasa. Itu ditulis dari kertas. Sebelum sidang, setelah kejadian itu dia meramalkan akan ada Perang Pasifik. Itu pledoi dia bayangkan, dia bisa membayangkan imperialisme, kolonialisme," ujar Rano. "Saya juga baca buku kisah cintanya beliau dengan ibu Inggit. Dalam sebuah sejarah saya sudah lama tidak melihat sosok Bung Karno dan memang sosok beliau mau dihilangkan. Dalam sudut politis ya," sambung Rano saat ditemui di kediamannya di Kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan, Rabu (7/7). Lebih lanjut, Rano menuturkan dirinya tidak melihat sosok Bung Karno itu siapa, tapi Indonesia saat ini butuh tontonan yang bersifat nasionalisme. Karena sudah lama, film Indonesia tidak lagi menyajikan film-film yang membangkitkan rasa nasionalisme. "Saya jujur baru baca buku Bung Karno Di Bawah Bendera Revolusi Putra Sang Fajar. Saya tidak melihat sosok Bung Karnonya, tapi memang kita kehilangan satu tontonan. Baik atau buruk waktu zaman Pak Harto, masih ada tontonan yang masih membekas di dalam diri kita walaupun masih terjadi kontroversi, seperti Janur Kuning, G 30 S PKI. Walaupun kata orang konversi, tapi itu menggugah nasionalisme," terang Rano.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/buj/bun)

Rekomendasi
Trending