Tina Toon Nyaris Ikut Jadi Korban Awan Panas

Tina Toon Nyaris Ikut Jadi Korban Awan Panas Tina Toon

Kapanlagi.com - Penyanyi Tina Toon mengaku hanya pasrah dan terus berdoa ketika Gunung Merapi kembali meletus dengan dahsyat pada Jumat (05/10) pukul 01.00 WIB. Letusan itu jauh lebih besar jika dibandingkan dengan letusan pertama pada 26 Oktober lalu.Tina yang sudah sejak Rabu (03/10) pagi berada di Yogyakarta, merasa pasrah dan tak bisa berbuat apa-apa."Bunyi ledakannya kencang banget, seperti bom. Waktu itu aku nggak mikir macam-macam, pasrah dan serahkan semuanya sama yang di Atas. Kalau terjadi ya terjadilah,” kata Tina yang baru bisa pulang ke Jakarta Jumat (06/11) sore lewat Solo.Setelah ledakan tubuh Tina langsung lemas, apalagi mendengar semua pengungsi yang didatanginya Kamis (05/11) sore semuanya tewas karena terkena awan panas (wedhus gembel) dari Gunung Merapi."Aku benar-benar merinding, shock dan kaget banget. Kamis sore kita datangi pengungsi di Sleman, itu posko yang paling besar dan banyak anak-anak balita. Mereka senang banget kita datangin dan kita berikan bantuan. Aku bersalaman dengan mereka, tertawa, menghibur, tapi ternyata sudah nggak ada. Mereka meninggal semua kena letusan Merapi itu, nggak menyangka banget,” ujar Tina, Sabtu (6/11)Makin merinding, saat mengingat kalau rombongannya nyaris bermalam di posko tersebut, mengingat lokasi pulang ke hotel di Yogyakarta berdebu, sehingga jalanan yang berkelok menjadi licin. Beruntung niatan itu dibatalkan, dan tetap pulang ke Yogyakarta."Aku nggak bisa bayangin kalau kita sampai tetap tinggal di sana, bagaimana jadinya. Karena bis yang kita pakai itu cuma muter-muter dekat situ bahkan kita hampir mau stay,” terang pelantun Cinta Malu ini geleng-geleng.     

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/adt/dar)

Rekomendasi
Trending